Wali Kota dan Rektor UIN Syahada Tinjau Lokasi Rencana Pembangunan Jalan dan Jembatan Akses Kampus
Padangsidimpuan, 18 Agustus 2026 – Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, M.Kes bersama Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag meninjau langsung lokasi rencana pembangunan jalan dan jembatan yang akan menjadi akses alternatif menuju Kampus UIN Syahada Padangsidimpuan, Selasa (18/8/2026).
Rencana pembangunan tersebut diarahkan untuk menghubungkan kawasan kampus UIN Syahada dengan Jalan Abdul Haris Nasution (jalan By Pass), atau ruas jalan baru di kawasan Desa Pudun, Kota Padangsidimpuan. Kehadiran Wali Kota bersama Rektor di lokasi menjadi bagian dari upaya memastikan rencana pembangunan tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara konkret.
Dalam peninjauan itu, sejumlah aspek teknis dan administratif turut menjadi perhatian, termasuk proses pembebasan lahan yang dibutuhkan untuk pembangunan akses jalan. Salah satu lahan yang menjadi bagian dari rencana tersebut berada di wilayah Desa Pudun Jae.
Kepala Desa Pudun Jae turut memberikan dukungan terhadap rencana pemanfaatan lahan dimaksud untuk kepentingan pembangunan akses jalan kampus. Jalan tersebut nantinya akan melintasi Sungai Batang Angkola, sungai besar yang membelah wilayah Desa Pudun dengan kawasan tanah Kampus UIN Syahada.
Pembangunan akses ini diharapkan tidak hanya memberikan kemudahan mobilitas menuju dan dari kawasan kampus, tetapi juga menjadi bagian penting dari pengembangan infrastruktur pendidikan di Kota Padangsidimpuan. Kehadiran jalur alternatif tersebut akan membuka konektivitas baru antara kawasan kampus dengan dua akses jalan utama.


Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan di bawah kepemimpinan Wali Kota Dr. H. Letnan Dalimunthe, M.Kes atas perhatian dan dukungan terhadap pengembangan kampus UIN Syahada.
Menurut Sumper, UIN Syahada merupakan satu-satunya perguruan tinggi negeri di kawasan Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dan menjadi salah satu kebanggaan masyarakat di wilayah tersebut.
Ia menjelaskan, gagasan pengembangan akses jalan kampus sebenarnya telah dirintis sejak masa kepemimpinan rektor sebelumnya, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL. Saat itu, pembangunan kampus yang maju dan memiliki fasilitas pendukung yang memadai, termasuk akses jalan dari dua arah, telah menjadi bagian dari visi pengembangan UIN Syahada.
“Sesungguhnya upaya ini telah lama dirintis sebelumnya ketika kepemimpinan Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL. Beliau memiliki obsesi membangun kampus yang maju dengan fasilitas akses jalan yang dapat menghubungkan dua jalur pintu masuk ke Kampus UIN Syahada,” ujar Sumper.
Ia menyampaikan penghargaan kepada seluruh pimpinan terdahulu yang telah meletakkan dasar bagi pengembangan kampus.
“Terima kasih kepada seluruh kepemimpinan pendahulu kami. Alhamdulillah, semuanya telah dirintis dan saat ini di bawah kepemimpinan kami, ikhtiar tersebut terus kami tindaklanjuti. Ini tentu bagian dari upaya kita secara terus-menerus mengembangkan lembaga sebagai bagian dari ikhtiar dan wakaf kita kepada umat, khususnya untuk generasi penerus yang akan datang,” katanya.
Sumper menilai dukungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan terhadap rencana pembangunan akses tersebut merupakan momentum penting bagi pengembangan UIN Syahada. Jika terealisasi, jalan dan jembatan itu akan menghubungkan kawasan kampus dengan dua ruas jalan besar, yakni Jalan Lintas Sumatera/Jalan Tengku Rizal Nurdin dan Jalan Abdul Haris Nasution (jalan By Pass )yang juga dikenal sebagai jalan baru Kota Padangsidimpuan.
“Kepada Wali Kota Padangsidimpuan Bapak Dr. H. Letnan Dalimunthe, M.Kes, kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa. Apa yang selama ini kita impikan, insya Allah, akan segera terwujud, yaitu terciptanya akses jalan kampus yang dapat menghubungkan dua sudut jalan besar, yakni Jalan Lintas Sumatera atau Jalan Tengku Rizal Nurdin dengan Jalan Abdul Haris Nasution (jalan By Pass,” tutur Sumper.
Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, M.Kes menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk terus mendukung kemajuan sektor pendidikan di daerah.
Menurutnya, pemerintah daerah akan memberikan dukungan terhadap berbagai upaya pengembangan pendidikan yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pengembangan infrastruktur pendukung perguruan tinggi.
“Kita akan senantiasa mendukung kemajuan pendidikan di Kota Padangsidimpuan. Apa yang bisa kita berikan untuk pengembangan pendidikan akan kita dukung penuh. Ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Padangsidimpuan yang memiliki perhatian serius terhadap kemajuan pendidikan di wilayah ini,” ujar Letnan.
Ia menekankan bahwa dukungan pemerintah tidak berhenti pada konsep atau perencanaan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Bagi kita, yang terpenting adalah aksi nyata. Kita harus bertindak langsung dan tidak sekadar membuat konsep atau rencana, tetapi berbuat yang terbaik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.
Rencana pembangunan jalan dan jembatan akses UIN Syahada ini diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat konektivitas kawasan pendidikan sekaligus mendukung pertumbuhan dan pengembangan kampus ke depan.
Rektor UIN Syahada juga mengajak seluruh pihak terkait untuk memberikan dukungan terhadap proses pembangunan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah, pihak kampus, pemerintah desa, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci agar rencana yang telah lama dicita-citakan dapat segera direalisasikan.
“Semoga dukungan semua pihak dapat terus mengalir sehingga cita-cita mulia ini sesegera mungkin menjadi wujud nyata yang dapat kita nikmati bersama nantinya. Insya Allah, amin,” pungkas Sumper.
Dengan terwujudnya akses baru tersebut, Kampus UIN Syahada Padangsidimpuan diharapkan semakin mudah dijangkau dari berbagai arah. Lebih dari sekadar pembangunan infrastruktur, jalan dan jembatan ini diharapkan menjadi bagian dari investasi jangka panjang dalam memperkuat akses pendidikan tinggi sekaligus mendukung kemajuan masyarakat Tapanuli Bagian Selatan.(mr)


