Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof. Dr. Sumper Mulia Harahap sambut Kepemimpinan Menteri Agama sebagai Presiden Pertama AIMI

Padangsidimpuan — Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menyambut baik terpilihnya Menteri Agama Republik Indonesia sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, M.A., sebagai Presiden pertama The International Assembly of Mosque Imams (IAMI).

Terpilihnya Prof. Nasaruddin Umar sebagai Presiden pertama IAMI dinilai menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk semakin memperkuat kontribusi Islam Indonesia dalam percakapan keislaman di tingkat global, khususnya dalam membangun dialog keagamaan, memperkuat diplomasi keagamaan, serta mendorong perdamaian dan kemaslahatan masyarakat dunia.

Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan internasional yang diberikan kepada Prof. Nasaruddin Umar. Menurutnya, amanah tersebut menjadi kehormatan bagi Indonesia sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi pengalaman keberagamaan Indonesia untuk berkontribusi dalam membangun kehidupan keagamaan dunia.

“Terpilihnya Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar sebagai Presiden pertama IAMI merupakan kehormatan dan amanah besar. Semoga kepercayaan ini semakin memperkuat peran Indonesia dalam membangun perdamaian, dialog antarumat beragama, dan persaudaraan kemanusiaan di tingkat global,” ujar Rektor.

Menurut Rektor, Indonesia memiliki pengalaman yang sangat berharga dalam merawat kehidupan masyarakat yang plural dengan latar belakang suku, budaya, dan agama yang beragam. Pengalaman tersebut menjadi modal penting dalam mengembangkan praktik keberagamaan yang moderat, inklusif, toleran, dan harmonis.

“Indonesia memiliki pengalaman dalam merawat keberagaman dan membangun kehidupan keagamaan yang moderat, inklusif, dan harmonis. Nilai-nilai tersebut dapat menjadi bagian dari kontribusi Indonesia dalam membangun dialog dan perdamaian di tingkat internasional,” ungkapnya.

Ia menilai kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar di IAMI juga dapat menjadi momentum untuk memperkenalkan berbagai praktik baik kehidupan Islam Indonesia kepada masyarakat internasional. Kontribusi tersebut tidak hanya berkaitan dengan pemikiran keagamaan, tetapi juga menyangkut penguatan peran masjid, pendidikan Islam, pemberdayaan masyarakat, moderasi beragama, serta penguatan persaudaraan kemanusiaan.

“Masjid memiliki posisi yang sangat dekat dengan kehidupan masyarakat. Para imam juga memiliki peran strategis dalam menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyejukkan. Karena itu, jejaring para imam di berbagai negara dapat menjadi kekuatan sosial dan moral dalam membangun dialog, menyampaikan pesan perdamaian, serta memperkuat persaudaraan kemanusiaan,” katanya.

Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam, lanjut Rektor, UIN Syahada Padangsidimpuan terus berkomitmen memperkuat peran akademik dalam pengembangan keislaman, moderasi beragama, pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

Menurutnya, perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memberikan kontribusi berbasis ilmu pengetahuan terhadap berbagai isu keagamaan dan kemanusiaan. Penguatan jejaring akademik dan kerja sama internasional juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas sivitas akademika serta memperluas kontribusi perguruan tinggi Islam Indonesia di tingkat global.

“UIN Syahada Padangsidimpuan terus berkomitmen untuk memperkuat tradisi akademik dan jejaring kerja sama, termasuk dalam pengembangan kajian keislaman, moderasi beragama, pendidikan, penelitian, serta pengabdian kepada masyarakat. Momentum ini menjadi bagian dari semangat kita untuk terus menghadirkan kontribusi Islam yang damai dan membawa kemaslahatan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rektor berharap kepemimpinan Prof. Nasaruddin Umar di IAMI dapat memperkuat sinergi para imam masjid di berbagai negara dalam menghadirkan pesan Islam yang damai, moderat, inklusif, dan rahmatan lil ‘alamin.

Ia juga mendoakan agar Prof. Nasaruddin Umar diberikan kesehatan, kekuatan, serta kemudahan dalam menjalankan amanah tersebut.

“Semoga Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kemudahan dalam menjalankan amanah sebagai Presiden pertama IAMI. Semoga kepemimpinan beliau semakin memperkuat kontribusi Indonesia dalam diplomasi keagamaan dan membawa pesan Islam yang rahmatan lil ‘alamin ke tingkat dunia,” pungkasnya.