Pascasarjana S.3 UIN Syahada Gelar Seminar Proposal Disertasi Perdana
Padangsidimpuan, 10 Agustus 2026 — Program Pascasarjana Strata Tiga (S.3) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan mencatatkan tonggak penting dalam perjalanan pengembangan pendidikan akademik dengan melaksanakan Seminar Proposal Disertasi perdana, Senin (10/8/2026). Kegiatan yang berlangsung Ruang Sidang Pascasarjana tersebut menjadi momentum bersejarah bagi penyelenggaraan program doktoral di UIN Syahada.
Seminar proposal disertasi ini menghadirkan empat penguji yang memiliki kompetensi dan kepakaran di bidangnya masing-masing. Mereka adalah Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL selaku Penguji/Ketua, Dr. Muhammad Arsad Nasution, M.Ag sebagai Penguji/Sekretaris, Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag sebagai Penguji III/Anggota, serta Prof. Dr. Arbanurrasyid, MA sebagai Penguji IV/Anggota.
Dalam prosesi akademik tersebut, mahasiswa Program Doktor (S.3) UIN Syahada, Binsar Halomoan Siregar, NIM 2460100002, dari Program Studi, Studi Islam, mempresentasikan proposal disertasinya dengan judul “Kesadaran Hukum Masyarakat Tapanuli Tengah tentang Pencatatan Perkawinan dan Implikasinya terhadap Perlindungan Hukum Keluarga.”
Topik penelitian yang diangkat memiliki relevansi yang kuat dengan persoalan hukum keluarga di tengah masyarakat. Pencatatan perkawinan tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga memiliki konsekuensi penting terhadap kepastian dan perlindungan hukum bagi pasangan suami istri serta anggota keluarga yang lahir dari perkawinan tersebut.
Melalui seminar proposal ini, gagasan penelitian yang diajukan mahasiswa mendapatkan telaah akademik secara komprehensif dari para penguji. Berbagai aspek penelitian, mulai dari konstruksi masalah, landasan teori, metodologi, hingga relevansi dan kontribusi penelitian terhadap pengembangan hukum Islam dan hukum keluarga, menjadi bagian dari proses pengujian akademik.
Pelaksanaan seminar proposal disertasi perdana ini sekaligus menunjukkan keseriusan UIN Syahada dalam membangun tradisi akademik yang kuat pada jenjang pendidikan doktoral. Kehadiran para penguji yang memiliki kepakaran di bidang masing-masing diharapkan dapat memberikan masukan konstruktif sehingga penelitian yang dilakukan mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Seminar proposal disertasi tersebut tidak hanya menjadi tahapan akademik bagi mahasiswa dalam menyelesaikan studi doktoralnya, tetapi juga menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem penelitian yang mampu menjawab persoalan-persoalan hukum yang berkembang di tengah masyarakat.
Dengan terselenggaranya seminar proposal disertasi perdana ini, UIN Syahada Padangsidimpuan semakin menegaskan komitmennya untuk mengembangkan pendidikan tinggi yang unggul, memperkuat budaya riset, serta melahirkan karya-karya akademik yang memiliki nilai manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan hukum Islam dan perlindungan hukum keluarga. (mr)


