Asesmen Lapangan LAMSPAK Dimulai, UIN Syahada Tegaskan Komitmen Tingkatkan Mutu Prodi KPI
Padangsidimpuan – Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, menjalani Asesmen Lapangan (AL) akreditasi oleh Tim Asesor Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial, Politik, Administrasi, dan Komunikasi (LAMSPAK), 20–22 September 2026.
Kegiatan asesmen berlangsung di Ruang Akreditasi UIN Syahada Padangsidimpuan dan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi mutu penyelenggaraan pendidikan pada Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Kegiatan diawali dengan sambutan Dekan Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, Dr. Lis Yulianti Syafrida Siregar, S.P.Si., M.A. Dalam sambutannya, Dekan menyampaikan apresiasi atas kehadiran Tim Asesor LAMSPAK serta menegaskan komitmen FDIK untuk terus melakukan penguatan dan peningkatan mutu akademik, tata kelola, serta layanan pendidikan.
Selanjutnya, Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., memberikan arahan sekaligus membuka secara resmi kegiatan Asesmen Lapangan.
Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa pengembangan UIN Syahada Padangsidimpuan tidak dapat dilepaskan dari paradigma Theoantropoekosentris, yakni pendekatan yang mengintegrasikan dimensi ketuhanan, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kehidupan akademik.
“Kampus kita tidak terlepas dari Theoantropoekosentris. Salah satu asta prioritas Kementerian Agama adalah Penguatan Ekoteologi. Sebelum lahirnya asta prioritas Kementerian Agama, UIN Syahada telah melakukan pendekatan Theoantropoekosentris,” ujar Rektor.
Menurut Rektor, paradigma tersebut menjadi bagian penting dalam membangun karakter keilmuan UIN Syahada Padangsidimpuan. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi identitas kelembagaan, tetapi juga tercermin dalam proses pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan berbagai program akademik di lingkungan universitas.
Khusus pada Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam, penguatan paradigma tersebut dinilai relevan dengan perkembangan dunia komunikasi dan media yang semakin dinamis. Kompetensi komunikasi dan penyiaran Islam diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus menghadirkan praktik komunikasi yang berlandaskan nilai-nilai Islam, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan.
Usai arahan Rektor, kegiatan dilanjutkan dengan opening statement Tim Asesor LAMSPAK, yakni Prof. Dr. Abdul Basith, M.Ag. dari UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto dan Dr. Rangga Galura Gumelar, Dipl. Ing., M.Si. dari Universitas Sultan Ageng Tirtayasa.
Dalam rangkaian Asesmen Lapangan tersebut, Tim Asesor akan melakukan verifikasi dan klarifikasi terhadap berbagai data serta dokumen yang telah disampaikan dalam proses akreditasi. Asesmen juga menjadi momentum untuk melihat secara langsung penyelenggaraan pendidikan, tata kelola program studi, sumber daya manusia, mahasiswa, kurikulum, sarana dan prasarana, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta luaran dan capaian Program Studi S1 Komunikasi dan Penyiaran Islam.
Bagi UIN Syahada Padangsidimpuan, proses akreditasi tidak semata-mata menjadi agenda administratif, tetapi merupakan bagian dari komitmen institusi dalam memastikan setiap program studi terus berkembang, adaptif terhadap perubahan zaman, dan mampu memberikan layanan pendidikan tinggi yang bermutu bagi mahasiswa serta masyarakat.
Melalui Asesmen Lapangan ini, UIN Syahada Padangsidimpuan terus memperkuat budaya mutu dan memastikan pengembangan pendidikan tinggi Islam berjalan selaras dengan visi universitas serta paradigma Theoantropoekosentris yang menjadi salah satu fondasi pengembangan keilmuan di lingkungan UIN Syahada.






