Soft Launcing UIN Syahada Buka 22 Prodi Pilihan untuk Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SMMPTN-Barat 2025

Padangsidimpuan, 21/04/2025 Kegiatan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat tahun 2025, yang dikenal dengan sebutan SMMPTN-Barat 2025, kembali diselenggarakan. Pada tahun ini, konsorsium Badan Kerja Sama Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat (BKS-PTN Barat) telah membuka seleksi mandiri untuk penerimaan mahasiswa baru di perguruan tinggi negeri yang tergabung dalamUIN Syahada Bersama 27 PTN di Wilayah Barat Gelar Soft Launching Penerimaan Mahasiswa Baru Jalur SMMPTN-Barat 2025, sebuah program PMB yang telah berlangsung secara konsisten sejak pertama kali diselenggarakan pada tahun 2017. UIN Syahada Padangsidimpuan sebagai bagian dari Perguruan Tinggi Negeri Wilayah Barat tahun ini membuka jalur SMMPTN-Barat 2025 dengan menghadirkan 22 Program Studi pilihan.

Kategori Saintek ada 7 Program Studi yang ada di UIN Syahada Padangsidimpuan adalah:

  1. Bisnis Digital, (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
  2. Desain Komunikasi Visual, (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi)
  3. Pendidikan Biologi, (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
  4. Pendidikan Fisika, (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
  5. Pendidikan Kimia, (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
  6. Tadris Matematika, (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
  7. Teknologi Informasi. (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)

Kategori Sosial Humaniora ada 15 Program Studi yang dibuka di UIN Syahada Padangsidimpuan :

  1. Akuntansi Syariah, (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
  2. Ekonomi Syariah, (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
  3. Hukum Ekonomi Syariah, (Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum)
  4. Hukum Keluarga Islam (Ahwalussakhshiyyah), (Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum)
  5. Hukum Pidana Islam, (Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum)
  6. Hukum Tata Negara, (Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum)
  7. Komunikasi dan Penyiaran Islam, (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi)
  8. Manajemen Bisnis Syariah, (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
  9. Manajemen Dakwah, (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi)
  10. Manajemen Keuangan Syariah, (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
  11. Pendidikan Bahasa Indonesia, (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
  12. Perbankan Syariah, (Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam)
  13. Pendidikan Bahasa Inggris, (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
  14. Pendidikan Islam Anak Usia Dini, (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan)
  15. Pengembangan Masyarakat Islam, (Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi).

Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag menyampaikan harapannya tentang pelaksanaan launching SMMPTN Barat ini.

“Dengan dimulainya launching proses pendaftaran mahasiswa baru SMMPTN Barat  tahun 2025, kami melihat UIN Syahada memiliki peluang besar untuk menjangkau lebih banyak calon mahasiswa dari berbagai latar belakang dan wilayah. Launching ini menjadi momentum penting untuk memperluas akses pendidikan tinggi yang berkualitas, serta memperkenalkan program-program unggulan yang ditawarkan oleh UIN Syahada.” jelas Rektor

Biaya pendaftaran SMMPTN-Barat 2025 sebesar Rp 375.000, sama seperti tahun sebelumnya. Setiap calon mahasiswa bebas memilih dua program studi, dan pilihan perguruan tinggi tidak harus sesuai dengan lokasi UTBK. Urutan pilihan program studi menunjukkan prioritas calon mahasiswa.

“Saya berharap kegiatan ini dapat mendorong peningkatan jumlah pendaftar, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas, serta menjadi sarana sosialisasi yang efektif bagi sekolah, orang tua, dan masyarakat dalam memahami jalur dan mekanisme seleksi yang tersedia. Melalui proses ini, kami optimis dapat menjaring calon mahasiswa terbaik yang siap berkembang bersama institusi kami menuju masa depan yang lebih baik”, jelas Rektor.

Pembayaran biaya pendaftaran dapat dilakukan di empat bank mitra SMMPTN-Barat yaitu Bank Mandiri, BNI, BTN, dan BSI. Pendaftaran dilakukan di laman pendaftaran.smmptnbarat.id untuk mendapatkan ID Bayar dan PIN, kemudian melakukan pembayaran di bank mitra tersebut. Pembayaran bisa dilakukan di teller bank, ATM, atau via Tokopedia.

SMMPTN-Barat merupakan satu-satunya model seleksi mandiri masuk perguruan tinggi negeri yang diselenggarakan secara bersama melalui konsorsium. Model ini telah terbukti menjadi sistem seleksi yang adil, profesional, akuntabel, efisien, transparan, dan bebas dari konflik kepentingan. Seiring waktu, metode seleksi yang digunakan terus mengalami peningkatan mutu, salah satunya melalui penerapan ujian tulis berbasis komputer (computer-based test/CBT). Pendekatan ini meningkatkan akurasi penilaian dan kualitas pemilihan calon mahasiswa, sejalan dengan standar yang diterapkan dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) secara nasional.

Sebanyak 28 perguruan tinggi negeri (PTN) terkemuka di wilayah Sumatera, Kalimantan, dan Jawa bagian barat turut serta dalam kegiatan SMMPTN-Barat 2025. Jumlah peserta dapat berubah setiap tahun, tergantung pada komitmen dan keinginan masing-masing PTN untuk menyelenggarakan jalur seleksi mandiri, yang menjadi alternatif setelah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang diatur oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) sesuai ketentuan Peraturan Mendikbudristek Nomor 48 Tahun 2022 jo. Nomor 62 Tahun 2023.

Ketua BKS-PTN Barat Prof. Dr. Ir. Marwan, IPU (Rektor Universitas Syiah Kuala) dan Ketua SMMPTN-Barat 2025 Prof. Dr. Ibrahim (Rektor Universitas Bangka Belitung) menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan peluang emas bagi calon mahasiswa yang belum lolos melalui jalur SNBP dan SNBT serta mereka yang belum memiliki  akun SNPMB.

Soft-launching ini merupakan sosialisasi awal yang resmi dari Panitia SMMPTN-Barat sebelum dibukanya pendaftaran secara online pada 4 Mei hingga 12 Juni 2025. Sebagai jalur seleksi mandiri, SMMPTN-Barat memberikan kesempatan bagi calon mahasiswa yang belum berhasil lolos melalui jalur SNBP dan SNBT, termasuk siswa yang belum memiliki akun SNPMB, untuk tetap bisa melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi negeri. Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) akan menguji Tes Potensi Skolastik, Literasi Bahasa Indonesia, Literasi Bahasa Inggris, dan Penalaran Matematika.

Karena PTN yang tergabung dalam SMMPTN-Barat 2025 mencakup perguruan tinggi umum, seni, dan keagamaan, calon mahasiswa bebas memilih program studi yang ditawarkan. Setiap peserta juga diperbolehkan menggabungkan pilihan prodi dari kelompok sains dan teknologi (Saintek) maupun sosial-humaniora (Soshum). Tersedia 993 program studi dengan total kuota penerimaan sebanyak 17.909 mahasiswa dari 28 PTN. Ke-28 PTN yang tergabung pada SMMPTN-Barat 2025 ini adalah:

  1. Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Sumatera Utara
  2. Universitas Syiah Kuala (USK), Banda Aceh.
  3. Universitas Malikussaleh (Unimal), Aceh.
  4. Universitas Teuku Umar (UTU), Meulaboh, Aceh.
  5. Universitas Samudra (Unsam), Langsa, Aceh.
  6. Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Aceh, Jantho, Aceh.
  7. Universitas Riau (UNRI), Pekanbaru, Riau
  8. Universita Jambi (UNJA), Jambi.
  9. Universitas Bengkulu (Unib), Bengkulu.
  10. Universitas Andalas (Unand), Padang, Sumbar
  11. Institut Seni Indonesia (ISI), Padangpanjang, Sumbar
  12. Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), Tanjungpinang, Kepri
  13. Universitas Bangka Belitung (UBB), Bangka, Babel
  14. Institut Teknologi Sumatera (Itera), Lampung.
  15. Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Syarif Kasim, Riau.
  16. Universitas Islam Negeri (UIN) Mahmud Yunus Batusangkar, Sumbar.
  17. Universitas Sumatera Utara (USU), Medan.
  18. Universitas Lampung (Unila), Bandar Lampung), Lampung.
  19. Universitas Sriwijaya (Unsri), Palembang, Sumsel.
  20. Universitas Islam Negeri Sumatera Utara ((UINSU), Medan, Sumut
  21. Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol, Padang, Sumbar.
  22. Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), Serang, Banten.
  23. Universitas Siliwangi (Unsil), Tasikmalaya, Jabar.
  24. Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, (UPNVJ), Jakarta.
  25. Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Jabar.
  26. Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika), Karawang, Jabar.
  27. Universitas Palangka Raya (UPR), Palangka Raya, Kalteng.
  28. Universitas Tanjungpura (Untan), Kalimantan Barat

Kegiatan soft-launching ini diselenggarakan secara daring dengan melibatkan siswa-siswi SLTA, pimpinan sekolah, serta pimpinan perguruan tinggi negeri yang tergabung dalam SMMPTN-Barat. Informasi terbaru mengenai kegiatan ini dapat diakses melalui laman resmi: smmptnbarat.id. (mr)