Luwu – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag., menghadiri secara langsung prosesi penganugerahan gelar adat dari Kedatuan Luwu yang diberikan kepada Menteri Agama RI Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA., Jumat (3/10/2025), pukul 09.00–15.00 WITA. Acara tersebut berlangsung penuh khidmat dengan nuansa kearifan lokal masyarakat Luwu.
Dalam prosesi adat yang sarat makna, Kedatuan Luwu menganugerahkan gelar kehormatan kepada Prof. Nasaruddin Umar sebagai bentuk penghargaan atas kiprah, pengabdian, dan kontribusinya di bidang pendidikan, kebudayaan, serta penguatan nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan.
Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag., menyampaikan apresiasi mendalam atas penganugerahan tersebut. Menurutnya, gelar adat yang disematkan kepada Prof. Nasaruddin Umar tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga pengakuan terhadap peran akademisi dalam memperkuat harmoni antara agama, budaya, dan masyarakat.
“Penganugerahan ini menunjukkan bahwa akademisi tidak hanya berkiprah di ruang kelas atau dunia riset, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial dan kultural. Prof. Nasaruddin Umar menjadi teladan bagi kita dalam menghubungkan nilai keilmuan dengan kearifan lokal dan kehidupan masyarakat,” ujar Rektor.
Lebih lanjut, Rektor UIN Syahada menegaskan bahwa penghargaan adat ini adalah simbol penting bagi perguruan tinggi Islam di Indonesia untuk terus mengembangkan peran keilmuan yang berakar pada tradisi Nusantara sekaligus berwawasan global.
Acara tersebut turut dihadiri tokoh adat, akademisi, pejabat pemerintah daerah, serta masyarakat Luwu. Prosesi berlangsung khidmat dengan rangkaian tradisi adat Luwu yang khas, memperlihatkan kekayaan budaya bangsa yang perlu terus dilestarikan.