Hari Pertama UM-PTKIN 2026 di PANLOK UIN Syahada Padangsidimpuan Berjalan Lancar, Rektor Tekankan Integritas Peserta
Padangsidimpuan, 8 Juni 2026. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan secara resmi menggelar hari pertama Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) Tahun 2026 pada Senin (8/6/2026). Sebagai Panitia Lokal (Panlok), UIN Syahada Padangsidimpuan memfasilitasi lebih dari 800 peserta yang dijadwalkan mengikuti ujian secara bertahap selama tiga hari, yakni 8 hingga 10 Juni 2026.
Pelaksanaan ujian ini menggunakan skema Computer Based Test (CBT) melalui aplikasi Sistem Seleksi Elektronik (SSE). UM-PTKIN merupakan agenda seleksi nasional di bawah Kementerian Agama (Kemenag) RI yang diselenggarakan serentak pada 8–14 Juni 2026. Pada tahun ini, instrumen seleksi dirancang secara holistik melalui dua komponen utama materi ujian. Pertama, Tes Bakat Skolastik yang bertujuan mengukur kemampuan berpikir logis peserta (meliputi kemampuan verbal, spasial, dan kuantitatif). Kedua, Tes Literasi yang mengukur penguasaan peserta pada literasi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, literasi numerasi, literasi ajaran Islam, serta kemampuan dasar baca-tulis Al-Qur’an.
Sebelum sesi pertama dimulai pada pukul 07.00 WIB, peserta dikumpulkan oleh panitia untuk mendapatkan pengarahan teknis operasional. Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., turut hadir secara langsung memberikan bimbingan kepada para peserta ujian. Dalam arahannya, Rektor menekankan pentingnya konsentrasi dan integritas akademik dalam menghadapi seleksi nasional ini.
“Para peserta ujian SSE UM PTKIN 2026, sekalian saat ini sedang bersaing dengan puluhan ribu peserta lain di tingkat nasional. Pastikan Saudara tetap tenang dan fokus, lupakan dulu hal-hal yang tidak penting, agar bisa fokus. Baca instruksi dengan teliti, jawab ujian dengan benar, dan yang paling utama, kedepankan kejujuran. Integritas adalah fondasi utama di kampus ini,” tegas Prof. Sumper Mulia Harahap.







Secara teknis, ujian dipusatkan di Gedung Laboratorium Komputer Laboratorium A, B, C, Lab di gedung SPI (Ruang D), dan Rumah Akreditasi (Ruang E). Setiap peserta menempati perangkat PC mandiri yang dilengkapi headset guna memastikan konsentrasi maksimal.
Guna memastikan standar operasional berjalan sesuai prosedur, Rektor bersama Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), jajaran pimpinan universitas yang terdiri dari Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Arbanurrasyid, MA, Wakil Rektor Bidang AUPK, Prof. Dr. Darwis Harahap, M.Si, dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerjasama, Dr. H. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag, Kepala Biro UAPK, Ali Murni, S.Ag, MAP, serta pejabat kampus termasuk Kabag Umum dan Akademik H. Ratonggi, S.Ag, M.A , Kasubbag Layanan Akademik, Anni Suaidah Nasution, S.Ag, Kepala TIPD, Candra Adi Putra, S.Kom yang melakukan peninjauan langsung (monitoring) ke lokasi ujian.







Proses pengawasan diterapkan secara ketat dan berlapis. Tim Pengawas IT dan Penanggung Jawab (PJ) Ruang memantau aktivitas ujian secara real-time melalui Dashboard Monitoring berupa layar besar di depan kelas, yang menampilkan status login dan kestabilan jaringan setiap peserta. Di saat bersamaan, pengawas ruangan melakukan verifikasi faktual dengan mencocokkan identitas fisik peserta, Kartu Ujian, Kartu Tanda Penduduk (KTP), dan data digital pada Aplikasi Berita Acara Hadir Peserta (ABHP).
Hari pertama pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN Syahada Padangsidimpuan terpantau berjalan tertib sesuai tata waktu penyelenggaraan tanpa adanya kendala teknis maupun jaringan. Panlok UIN Syahada Padangsidimpuan berkomitmen penuh untuk terus mengawal kelancaran dan transparansi seleksi hingga hari terakhir pelaksanaan ujian.