Rektor Bumikan Spirit KBC Kemenag dalam Pembinaan ASN: Cintai Diri, Pekerjaan, dan Institusi sebagai Fondasi Kinerja

Padangsidimpuan 6 Nopember 2026. Semangat Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) yang digaungkan Kementerian Agama Republik Indonesia menjadi salah satu pesan penting dalam pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan. Rektor UIN Syahada, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., mengajak seluruh ASN untuk menerjemahkan nilai cinta dalam kehidupan kerja, dimulai dari mencintai diri sendiri, pekerjaan, hingga institusi tempat mengabdi. Pesan tersebut disampaikannya saat memberikan pembinaan dan pengarahan kepada ASN Dosen dan Tendik dalam kegiatan pembinaan dan evaluasi yang diselenggarakan Tim SDM UIN Syahada di Aula Biro, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan pembinaan ASN yang dilaksanakan Tim SDM UIN Syahada tersebut merupakan rangkaian program penguatan sumber daya manusia yang menyasar berbagai kelompok ASN di lingkungan kampus. Agenda pertama dilaksanakan pada Jumat (30/10/2026) bagi 27 orang PNS Formasi 2024. Selanjutnya, pada Kamis (5/11/2026), pembinaan dan evaluasi ditujukan kepada PPPK Tenaga Kependidikan angkatan 2022 hingga 2024. Rangkaian kegiatan tersebut berlanjut pada Jumat (6/11/2026) dengan agenda pembinaan bagi ASN PPPK Dosen angkatan 2022 hingga 2024. Program ini menjadi langkah strategis lembaga dalam memperkuat pemahaman ASN mengenai tugas, fungsi, tanggung jawab, serta budaya kerja yang harus diterapkan dalam menjalankan pengabdian di lingkungan Kementerian Agama, khususnya UIN Syahada Padangsidimpuan.

Baca Selengkapnya Info Kegiatan Pembinaan ASN terkait:
UIN Syahada Padangsidimpuan Gelar Pembinaan ASN PPPK Tenaga Kependidikan
Rektor UIN Syahada Tekankan Integritas, Profesionalitas, dan Pengabdian dalam Pembinaan PNS Formasi 2024

Dalam pembinaan ASN di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan, Rektor mengawali arahannya dengan menyapa dan mengecek kehadiran seluruh peserta. Ia kemudian menyampaikan pentingnya evaluasi kinerja sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas dan profesionalitas aparatur. Menurutnya, setiap ASN, baik PNS maupun PPPK, harus memahami tugas dan tanggung jawabnya serta memenuhi target dan standar kinerja yang telah ditetapkan. Khusus bagi PPPK, keberlanjutan perjanjian kerja berkaitan dengan pemenuhan target dan standar kinerja sesuai ketentuan yang berlaku. Karena itu, seluruh ASN diminta bekerja secara sungguh-sungguh, disiplin, dan bertanggung jawab. Rektor juga menegaskan bahwa evaluasi kinerja harus dilakukan secara objektif tanpa membedakan latar belakang maupun identitas pegawai. “Saya tidak pandang bulu, siapa saja, baik marga Harahap, Sitompul, Siregar, atau marga-marga lainnya. Kalau memang kinerjanya tidak baik, maka tidak dipertahankan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Rektor menjelaskan bahwa kecintaan terhadap institusi merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun semangat dan kualitas kerja. Ia menghubungkan pesan tersebut dengan spirit Kurikulum Berbasis Cinta yang digaungkan Kementerian Agama. Dalam suasana pembinaan selama tiga hari tersebut, Rektor mengajak peserta merefleksikan sejauh mana UIN Syahada Padangsidimpuan memiliki tempat di hati mereka.

“Adakah UIN Syahada Padangsidimpuan ada di hatimu?” tanya Rektor kepada para peserta. “Ada…. ada…. ada….,” jawab peserta dengan antusias. Rektor kemudian melanjutkan pertanyaannya, “Mana dia?” Para peserta pun serentak menjawab dengan lantang, “Ini dia…. ini dia…. ini dia….” sembari meletakkan tangan ke dada.

Dialog tersebut menggambarkan antusiasme peserta sekaligus menjadi penegasan bahwa kecintaan terhadap institusi harus tumbuh dalam diri setiap ASN dan diwujudkan melalui komitmen serta kesungguhan dalam bekerja.

Rektor kemudian menguraikan bahwa kecintaan terhadap institusi perlu berjalan seiring dengan kecintaan terhadap diri sendiri dan pekerjaan. Menurutnya, UIN Syahada Padangsidimpuan merupakan tempat seluruh ASN mengabdikan kemampuan, menjalankan tugas, sekaligus memberikan kontribusi bagi kemajuan lembaga. Oleh sebab itu, pekerjaan yang dijalani harus dihargai dan dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. “Cintailah pekerjaan Anda sebagaimana Anda mencintai diri Anda sendiri,” pesannya. Ia juga mengaitkan nilai tersebut dengan hadis Rasulullah SAW tentang seseorang yang belum sempurna imannya hingga mencintai saudaranya sebagaimana mencintai dirinya sendiri. Nilai tersebut, menurut Rektor, dapat menjadi landasan untuk membangun kepedulian, kebersamaan, dan sikap saling menghargai di lingkungan kerja. Dengan demikian, kecintaan kepada institusi tidak berhenti sebagai ungkapan, tetapi tercermin dalam kualitas pelayanan dan kontribusi nyata setiap ASN.

Selain menekankan kecintaan terhadap pekerjaan dan institusi, Rektor mengingatkan seluruh ASN agar menjaga etika, moral, dan integritas dalam kehidupan sehari-hari. Ia secara khusus mengingatkan agar pegawai menjauhi perilaku yang melanggar hukum, termasuk perjudian dan judi online. Menurutnya, setiap ASN, apa pun posisi dan tanggung jawabnya, turut membawa nama baik UIN Syahada Padangsidimpuan di tengah masyarakat. “Nama baik kampus kita ini ada pada diri Anda juga,” ujarnya. Rektor juga meminta seluruh ASN untuk kembali mengingat janji ketika pertama kali dilantik, sebagai bentuk komitmen kepada negara, lembaga, dan diri sendiri. Pada akhir pembinaan, ia kembali mengingatkan pentingnya memahami dan mengamalkan lima budaya kerja Kementerian Agama, yaitu integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.

Melalui rangkaian pembinaan ASN yang dilaksanakan Tim SDM tersebut selama beberapa hari tesebut, UIN Syahada Padangsidimpuan berupaya memperkuat kualitas sumber daya manusia sekaligus membangun budaya kerja yang profesional dan berintegritas. Rektor berharap spirit Kurikulum Berbasis Cinta dapat diwujudkan oleh seluruh ASN melalui kecintaan terhadap diri sendiri, pekerjaan, dan institusi. Nilai cinta tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk meningkatkan kinerja, menjaga kehormatan lembaga, serta memberikan pelayanan terbaik. Dengan menjadikan lima budaya kerja Kementerian Agama sebagai pedoman, seluruh ASN, baik PNS maupun PPPK, diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan UIN Syahada Padangsidimpuan dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.