Karya Lokal Prestasi Nasional, Yolanda Anggra Lexa dan Siti Aisyah Humairoh HR Harumkan Nama UIN Syahada di OASE III PTKIN

YOGYAKARTA – Karya inovasi berbasis moderasi beragama yang mengangkat kearifan lokal kembali mengantarkan mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Yolanda Anggra Lexa dan Siti Aisyah Humairoh HR berhasil meraih Juara II Bidang Sosial Kemasyarakatan pada ajang Olimpiade Agama, Sains dan Riset (OASE) III Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Tahun 2026.

Prestasi tersebut diumumkan pada acara penutupan OASE III PTKIN 2026 yang berlangsung di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (6/11/2026). Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa kreativitas mahasiswa dalam mengangkat nilai-nilai budaya lokal dapat bersaing dan memperoleh pengakuan di panggung nasional.

Dalam kompetisi tersebut, Yolanda dan Siti Aisyah menghadirkan karya inovasi berupa souvenir gantungan kunci “NaTolu”, sebuah produk kreatif yang mengintegrasikan kearifan lokal Dalihan Na Tolu dengan nilai-nilai moderasi beragama. Inovasi ini tidak sekadar menghadirkan produk kerajinan, tetapi juga menjadi media edukasi untuk memperkenalkan budaya lokal sekaligus menanamkan nilai toleransi, kebersamaan, dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.

Yolanda Anggra Lexa mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas capaian yang diraih bersama timnya. Menurutnya, prestasi ini merupakan pengalaman luar biasa karena karya yang berangkat dari budaya lokal mampu bersaing dengan berbagai PTKIN terbaik di Indonesia.

“Alhamdulillah, karya inovasi berbasis moderasi beragama yang dipadukan dengan kearifan lokal ternyata mampu kami bawa ke kancah nasional. Juara II ini rezeki luar biasa, bahkan tidak pernah terpikir langkah kami bisa sejauh ini. Terima kasih UIN Syahada,” ungkap Yolanda.

Senada dengan itu, Siti Aisyah Humairoh HR menyampaikan bahwa prestasi tersebut merupakan amanah sekaligus motivasi untuk terus berkarya dan membawa nama baik kampus di tingkat nasional.

“Alhamdulillah, kami masih diberi amanah dan kesempatan untuk mengharumkan nama UIN Syahada melalui inovasi souvenir NaTolu. Semoga UIN Syahada semakin maju dan mendunia, terutama dalam memperkenalkan budaya lokal serta memperkuat moderasi beragama,” tuturnya.

Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas prestasi yang diraih kedua mahasiswa tersebut. Menurutnya, capaian ini membuktikan bahwa mahasiswa UIN Syahada memiliki potensi besar untuk menghasilkan karya inovatif yang berakar pada budaya lokal sekaligus mampu bersaing di tingkat nasional.

“Prestasi ini membuktikan bahwa mahasiswa UIN Syahada mampu menghadirkan karya inovatif yang berangkat dari kearifan lokal, tetapi memiliki daya saing nasional. Inilah bukti bahwa budaya lokal dapat menjadi kekuatan untuk melahirkan prestasi dan mengharumkan nama institusi,” ungkap Rektor.

Lebih lanjut, Rektor mengajak seluruh mahasiswa untuk terus mengembangkan kreativitas, keberanian, dan semangat berkompetisi dalam berbagai bidang.

“Teruslah berkarya, jangan pernah merasa kecil untuk bersaing dengan perguruan tinggi mana pun. Kami ingin mahasiswa UIN Syahada tidak hanya menjadi penonton, tetapi tampil sebagai generasi unggul yang membawa identitas budaya, nilai moderasi beragama, dan nama baik kampus hingga ke tingkat internasional,” tegasnya.

Rektor menambahkan bahwa keberhasilan ini sejalan dengan visi UIN Syahada dalam mewujudkan universitas bertaraf internasional dengan paradigma teoantropoekosentris. Mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas, inovasi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Prestasi Yolanda dan Siti Aisyah sekaligus mempertegas bahwa kearifan lokal bukanlah sesuatu yang tertinggal, melainkan sumber inspirasi untuk melahirkan inovasi masa depan. Melalui karya NaTolu, nilai budaya Dalihan Na Tolu memperoleh ruang baru untuk dikenal lebih luas sebagai bagian dari kekayaan budaya bangsa yang sejalan dengan semangat moderasi beragama.

Capaian ini menjadi tambahan energi positif bagi UIN Syahada Padangsidimpuan untuk terus memperkuat budaya prestasi, meningkatkan daya saing mahasiswa, serta mewujudkan kampus yang unggul dan mendunia.