UIN Syahada Padangsidimpuan Gelar Pembinaan ASN PPPK Tenaga Kependidikan

Padangsidimpuan, 5 Nopember 2026. UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan melalui Tim SDM menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan evaluasi bagi Aparatur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) Tenaga Kependidikan (Tendik), Kamis (5/11/2026), bertempat di Aula Biro UIN Syahada Padangsidimpuan. Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan kualitas sumber daya manusia serta peningkatan kinerja aparatur di lingkungan kampus.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., Wakil Rektor, Kepala Biro, para Dekan dan Wakil Dekan, Ketua Lembaga, Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT), serta seluruh ASN PPPK Tenaga Kependidikan dari angkatan 2022 hingga angkatan 2024. Kehadiran jajaran pimpinan universitas tersebut menunjukkan komitmen institusi dalam memberikan perhatian terhadap pembinaan dan pengembangan aparatur, khususnya tenaga kependidikan yang menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan layanan akademik dan administrasi kampus.

Dalam memandu jalannya kegiatan, Oktayuwandi Tobing Ketua Tim SDM selaku moderator menjelaskan bahwa kegiatan tersebut bertujuan untuk melakukan evaluasi dan pembinaan terhadap seluruh ASN di lingkungan kerja UIN Syahada Padangsidimpuan. Melalui kegiatan ini, diharapkan setiap PPPK dapat memahami tanggung jawab, meningkatkan kedisiplinan, serta memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sesuai dengan ketentuan dan standar kinerja yang berlaku.

Pada kesempatan tersebut, Rektor Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., memberikan pembinaan dan pengarahan secara langsung kepada seluruh PPPK Tenaga Kependidikan. Mengawali arahannya, Rektor melakukan pengecekan kehadiran sekaligus menyapa para peserta. Selanjutnya, ia menyampaikan sejumlah arahan penting terkait perkembangan kebijakan kepegawaian di lingkungan Kementerian Agama, khususnya mengenai evaluasi kinerja PPPK. Rektor menegaskan bahwa setiap pegawai harus memiliki kesungguhan dalam bekerja, memenuhi target kinerja, serta menunjukkan kontribusi nyata bagi kemajuan institusi.

Salah satu pokok pembahasan dalam kegiatan tersebut adalah pentingnya kesiapan PPPK menghadapi evaluasi kinerja yang akan menjadi bagian dari pengelolaan ASN. Rektor menyampaikan bahwa setiap PPPK dituntut untuk menunjukkan kinerja yang baik, memenuhi target pekerjaan, serta menjalankan tugas secara profesional. Evaluasi tersebut bukan sekadar formalitas administratif, melainkan instrumen untuk memastikan setiap pegawai benar-benar memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuan organisasi.

Selain persoalan evaluasi kinerja, pembinaan juga diarahkan pada penguatan kecintaan terhadap lembaga melalui konsep Kurikulum Berbasis Cinta dan Ekoteologi yang tengah digaungkan Kementerian Agama RI. Rektor mengajak seluruh PPPK untuk menempatkan UIN Syahada Padangsidimpuan sebagai bagian penting dalam kehidupan dan pengabdian mereka.

“Adakah UIN Syahada Padangsidimpuan ada di hatimu?” tanya Rektor kepada para peserta.

“ada….ada…ada…”. dijawab peserta. kemudian rektor bertanya “mana dia?” langsung dijawab peserta dengan lantang

” ini dia….ini dia…..ini dia….” Pertanyaan tersebut disambut antusias oleh peserta yang serentak menjawab bahwa UIN Syahada ada di hati mereka sembari meletakkan tangan ke dada.

Rektor menekankan bahwa kecintaan terhadap lembaga harus diwujudkan melalui kesungguhan bekerja, kepedulian, dan tanggung jawab terhadap amanah yang diberikan.

Rektor juga mengingatkan seluruh PPPK agar senantiasa menjaga etika, moral, dan integritas, baik di lingkungan kerja maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Ia secara khusus mengingatkan agar tidak terlibat dalam perilaku yang melanggar hukum, termasuk perjudian dan judi online, karena setiap tindakan individu dapat berdampak terhadap citra dan kehormatan institusi. Selain itu, seluruh PPPK diminta kembali mengingat janji ketika pertama kali dilantik sebagai ASN, sebagai bentuk komitmen kepada negara, lembaga, dan diri sendiri. Pada bagian akhir pembinaan, Rektor kembali menegaskan pentingnya memahami dan mengamalkan lima budaya kerja Kementerian Agama, yakni integritas, profesionalitas, inovasi, tanggung jawab, dan keteladanan.

Melalui kegiatan pembinaan dan evaluasi ini, UIN Syahada Padangsidimpuan berharap seluruh PPPK Tenaga Kependidikan semakin memperkuat komitmen pengabdian, meningkatkan kualitas kinerja, serta menjaga nama baik institusi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ruang penyampaian arahan pimpinan, tetapi juga momentum refleksi bagi setiap pegawai untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas diri dalam bekerja. Dengan berlandaskan lima budaya kerja Kementerian Agama, seluruh PPPK diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, berintegritas, dan bertanggung jawab demi mendukung kemajuan UIN Syahada Padangsidimpuan.