DWP UIN Syahada Padangsidimpuan Kembangkan Kreativitas Perempuan melalui Kegiatan Menulis

Padangsidimpuan, 9 Oktober 2026 – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan menggelar pertemuan bulanan di Aula Biro, Jumat (9/10/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Perempuan Berkarya Melalui Tulisan: Mengubah Isi Hati dan Pikiran Menjadi Puisi, Cerita, dan Karya yang Menyentuh.”

Pertemuan bulanan ini tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga dimanfaatkan sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan diri bagi para anggota. Melalui kegiatan tersebut, DWP UIN Syahada berupaya menghadirkan aktivitas yang edukatif, kreatif, dan relevan dengan kebutuhan perempuan di tengah perkembangan zaman.

Ketua DWP UIN Syahada Padangsidimpuan, Ny. JWS. Rizki Sumper Mulia Harahap, dalam sambutannya menyampaikan bahwa menulis menjadi sarana bagi perempuan untuk mengekspresikan perasaan, menuangkan gagasan, dan mengabadikan pengalaman dalam karya bermakna. Melalui tulisan, perempuan dapat menyampaikan pesan, berbagi inspirasi, serta menghadirkan perspektif yang bermanfaat bagi orang lain.

Menurutnya, setiap perempuan memiliki pengalaman dan cerita yang berharga untuk dibagikan. Pengalaman dalam keluarga, lingkungan kerja, kehidupan sosial, maupun perjalanan pribadi dapat menjadi sumber ide yang menarik apabila diolah dengan baik. Karena itu, kegiatan menulis diharapkan dapat mendorong anggota DWP untuk lebih percaya diri dalam menyampaikan gagasan melalui karya.

Menulis juga dinilai memiliki manfaat dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan reflektif. Dengan menulis, seseorang dapat menata pikiran, memahami perasaan, serta melihat berbagai pengalaman dari sudut pandang yang lebih luas. Selain itu, tulisan yang dihasilkan dapat menjadi dokumentasi perjalanan hidup sekaligus warisan pengetahuan bagi keluarga dan masyarakat.

Materi disampaikan Sylvia Kurnia Ritonga, Lc., M.Sy. Beliau membahas cara mengolah perasaan dan pikiran menjadi karya tulis, seperti puisi dan cerita. Materi tersebut mendorong peserta untuk berani menuangkan gagasan dan perasaan dengan memperhatikan kreativitas serta pesan yang ingin disampaikan.

Dalam penyampaiannya, narasumber menjelaskan bahwa karya yang baik tidak selalu harus menggunakan bahasa yang rumit. Tulisan yang sederhana, jujur, dan dekat dengan pengalaman sehari-hari justru dapat menyentuh pembaca. Hal yang paling penting adalah adanya gagasan yang jelas, alur yang terarah, serta ketulusan dalam menyampaikan pesan.

Peserta juga diperkenalkan pada beberapa langkah dasar dalam menulis, mulai dari menemukan ide, menentukan tema, memilih sudut pandang, menyusun kerangka tulisan, hingga melakukan penyuntingan. Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat membantu peserta menghasilkan tulisan yang lebih terstruktur dan mudah dipahami.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui latihan menulis yang diikuti seluruh anggota DWP yang hadir. Peserta mempraktikkan materi dengan menuangkan ide dan pemikiran ke dalam tulisan. Sebagian peserta menulis puisi berdasarkan pengalaman pribadi, sementara peserta lainnya mencoba menyusun cerita pendek dengan mengangkat tema keluarga, persahabatan, dan kehidupan sehari-hari.

Suasana kegiatan semakin hidup ketika beberapa peserta diberi kesempatan untuk membacakan hasil tulisannya. Peserta lain memberikan tanggapan dan apresiasi terhadap karya yang disampaikan. Interaksi tersebut menciptakan suasana belajar yang hangat serta mendorong anggota untuk saling mendukung dalam mengembangkan kemampuan menulis.

Melalui latihan bersama, peserta juga belajar bahwa proses menulis membutuhkan keberanian, ketekunan, dan kemauan untuk terus berlatih. Setiap tulisan memiliki keunikan masing-masing, sehingga tidak perlu merasa takut salah atau minder terhadap karya yang dihasilkan. Kritik dan saran yang diberikan dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses perbaikan.

Kegiatan ini turut memperkuat peran DWP sebagai organisasi yang tidak hanya bergerak dalam bidang sosial dan kekeluargaan, tetapi juga mendukung peningkatan kapasitas anggotanya. Pengembangan literasi menjadi salah satu langkah penting untuk membangun perempuan yang kreatif, produktif, dan mampu berkontribusi melalui pemikiran serta karya.

Melalui kegiatan ini, DWP UIN Syahada Padangsidimpuan diharapkan terus menjadi wadah pengembangan potensi dan kreativitas perempuan, khususnya di bidang literasi. Selain mempererat kebersamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan menumbuhkan semangat berkarya dan mendorong perempuan menghasilkan tulisan yang inspiratif serta bermanfaat bagi masyarakat.

Ke depan, kegiatan serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema yang lebih beragam. DWP UIN Syahada juga dapat mengembangkan hasil tulisan anggota dalam bentuk antologi puisi, kumpulan cerita pendek, artikel, maupun media publikasi lainnya. Dengan demikian, ide dan pengalaman para anggota dapat terdokumentasi serta dibaca oleh khalayak yang lebih luas.

Kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa perempuan memiliki ruang yang luas untuk berkarya dan menyampaikan gagasan. Melalui tulisan, pengalaman sederhana dapat diubah menjadi pesan yang bermakna, sementara perasaan dan pemikiran dapat menjadi inspirasi bagi banyak orang.