Pascasarjana UIN Syahada Perkuat Tradisi Akademik, Hadirkan Tim Penguji Kompeten pada Seminar Proposal Disertasi

Padangsidimpuan, 11 Agustus 2026 — Komitmen Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam memperkuat kualitas akademik, khususnya di bidang hukum dan kesyariahan, terus diwujudkan melalui pelaksanaan Seminar Proposal Disertasi Program Doktor (S-3) Studi Islam.

Kegiatan yang berlangsung di Ruang Sidang Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Selasa (11/8/2026), tersebut menghadirkan tim penguji yang memiliki kompetensi dan kepakaran di bidangnya. Kehadiran para akademisi dengan latar belakang keilmuan yang mumpuni menjadi bagian penting dalam memastikan proses pendidikan doktoral berjalan secara objektif, kritis, dan berorientasi pada peningkatan mutu.

Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., yang juga merupakan Guru Besar di bidang Pemikiran Islam, bertindak sebagai Penguji I sekaligus Ketua Tim Penguji. Sementara itu, tim penguji lainnya terdiri atas Dr. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag. sebagai Penguji II/Sekretaris, Prof. Dr. H. Fatahuddin Aziz Siregar, M.Ag. sebagai Penguji III/Anggota, serta Dr. H. Zul Anwar Ajim Harahap, M.A. sebagai Penguji IV/Anggota.

Seminar Proposal Disertasi tersebut diikuti oleh Hendra Gunawan, mahasiswa Program Studi, Studi Islam, dengan Nomor Induk Mahasiswa (NIM) 2460100007. Dalam kesempatan tersebut, Hendra Gunawan mempresentasikan proposal disertasinya yang berjudul “Hukuman Donor Organ terhadap Terpidana Hukuman Mati sebagai Rekonstruksi Hukum Pidana Islam Ditinjau dari Perspektif Maqashid Syariah.”

Mengangkat isu hukum yang bersinggungan dengan persoalan kemanusiaan, hukum pidana Islam, donor organ, dan maqashid syariah, penelitian tersebut menjadi bagian dari ikhtiar akademik untuk merespons berbagai persoalan hukum kontemporer melalui pendekatan keilmuan Islam yang komprehensif.

Melalui forum seminar proposal, mahasiswa tidak hanya dituntut mampu mempertanggungjawabkan gagasan dan konstruksi ilmiah yang dibangun, tetapi juga mendapatkan masukan, kritik, serta rekomendasi dari para penguji. Proses tersebut menjadi tahapan strategis untuk menyempurnakan rancangan penelitian sebelum memasuki tahapan penelitian disertasi berikutnya.

Pelaksanaan seminar ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Seminar Proposal Disertasi perdana Program Pascasarjana S-3 UIN Syahada Padangsidimpuan yang telah dimulai pada hari sebelumnya. Rangkaian tersebut menjadi momentum penting bagi Pascasarjana dalam memperkuat budaya akademik dan tradisi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.

Penyelenggaraan seminar proposal dengan menghadirkan penguji yang kompeten juga mencerminkan keseriusan UIN Syahada Padangsidimpuan dalam menjaga standar mutu pendidikan pada jenjang doktoral. Forum akademik semacam ini diharapkan mampu melahirkan gagasan dan karya ilmiah yang tidak hanya memenuhi standar akademik, tetapi juga memiliki relevansi terhadap perkembangan hukum, kesyariahan, dan dinamika kehidupan masyarakat.

Dengan penguatan kualitas proses pembelajaran, pengelolaan akademik, serta budaya penelitian yang berkelanjutan, Program Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan terus berupaya meneguhkan perannya sebagai ruang pengembangan keilmuan yang melahirkan akademisi dan intelektual Muslim yang kritis, berintegritas, serta mampu memberikan kontribusi bagi pengembangan hukum dan pemikiran Islam di tengah tantangan zaman.(mr)