UIN Syahada Padangsidimpuan Memperkaya Pengetahuan Akademik Melalui Kegiatan Benchmarking dengan UIN Syarif Hidayatullah

Kamis (15/06/2023) Jakarta – Subbagian Akademik UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan telah melaksanakan kegiatan benchmarking dengan UIN Syarif Hidayatullah pada tanggal 13 hingga 16 Juni 2023. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan terkait aspek akademik, termasuk regulasi, tata usaha, dan pelayanan terhadap mahasiswa.

Ratonggi, Pelaksana Tugas Kabag Akademik dan Kemahasiswaan, menjelaskan bahwa kegiatan benchmarking ini memberikan kesempatan untuk memperluas wawasan.

“tujuan Kegiatan Bencmarking ini dalam rangka menambah pengetahuan yang berkaitan dengan Akademik baik dalam regulasi, tusi maupun pelayanan terhadap mahasiswa”, terangnya.

Rombongan dari UIN Syahada Padangsidimpuan diterima dengan baik oleh pihak UIN Syarif Hidayatullah dalam acara temu ramah yang penuh kekhidmatan. Kepala Biro AAKK UIN Syahid Jakarta, Priyono, menyatakan komitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan oleh UIN Syahada Padangsidimpuan.

“Kehadiran Bapak/Ibu kami sangat  senang Insya Allah silaturrahim kittetap terjalin, silakan ditanyakan kepada rekan kita disini apa yang dibutuhkan Bapak Ibu”, ucapnya

Dalam kesempatan tersebut, Priyono memberikan motivasi agar tetap semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada mahasiswa. Ia menekankan pentingnya keikhlasan dan ketulusan dalam memberikan pelayanan, karena hal tersebut merupakan kunci kesuksesan. Menurutnya, beban yang berat akan terasa ringan jika dilakukan dengan ikhlas.

“Keikhlasan dan ketulusan kita dalam memberikan pelayanan terhadap mahasiswa merupakan salah satu kunci  kesuksesan kita, beban yang berat akan terasa ringan bila ikhlas”,ujarnya

Kegiatan benchmarking dilanjutkan dengan pertukaran informasi dan pengamatan langsung terhadap proses pelayanan mahasiswa di UIN Syarif Hidayatullah. Delegasi dari UIN Syahada Padangsidimpuan berkonsultasi dengan berbagai pihak di UIN Syarif Hidayatullah terkait bidang-bidang yang relevan. Antara lain, Ratonggi sebagai PLT Kabag Akademik dan Kemahasiswaan berkonsultasi dalam bidang Manajemen Akademik, Dewi Ade Yuni terkait Pengelolaan Administrasi Akademik, Jenni Efrida Siregar mengenai Pelayanan Akademik, Muhammad Syahril Edi terkait Informasi Akademik, Mauli Nasution terkait Administrasi Akademik, dan Burhanuddin Mtd terkait Siakad.

Dari pihak UIN Syarif Hidayatullah, hadir beberapa perwakilan penting yang menyambut kegiatan benchmarking ini. Di antaranya, Kepala Biro AAKK, Priyono, Kepala Bagian Akademik Feni Arifiani, Sub Koordinator Informasi Akademik Rahmawati Kartini, Sub Koordinator Administrasi Akademik M. Fahmi Iqbal, dan Sub Koordinator Layanan Akademik Tri Singgih Pramono.

Dari Kegiatan benchmarking ini subbag Akademik ada beberapa yang hal yang akan ditindak lanjuti nantinya di UIN Syahada Padangsidimpuan diantaranya:

  1. Penyempurnaan Regulasi Akademik: Berdasarkan pertukaran informasi dengan UIN Syarif Hidayatullah, UIN Syahada Padangsidimpuan dapat merevisi dan menyempurnakan regulasi akademik yang ada. Hal ini bertujuan untuk memperbaiki kebijakan dan prosedur yang terkait dengan tata usaha akademik, pelayanan mahasiswa, dan manajemen akademik.
  2. Peningkatan Tata Usaha Akademik: Melalui benchmarking, UIN Syahada Padangsidimpuan dapat mengadopsi praktik terbaik dalam pengelolaan administrasi akademik dari UIN Syarif Hidayatullah.
  3. Peningkatan Pelayanan Akademik: UIN Syahada Padangsidimpuan dapat mengadopsi pendekatan dan strategi yang diterapkan oleh UIN Syarif Hidayatullah dalam memberikan pelayanan akademik kepada mahasiswa
  4. Peningkatan Manajemen Sistem Informasi Akademik: UIN Syahada Padangsidimpuan dapat memperbaiki dan mengembangkan sistem informasi akademik mereka berdasarkan pengalaman UIN Syarif Hidayatullah.
  5. Peningkatan Kerjasama Antarinstitusi: Kegiatan benchmarking ini dapat menjadi landasan untuk mengembangkan kerjasama yang lebih baik antara UIN Syahada Padangsidimpuan dan UIN Syarif Hidayatullah. kegiatan ini mencakup pertukaran pengalaman dan pengetahuan antara kedua institusi, kolaborasi dalam penelitian atau pengembangan akademik, dan peluang untuk mengadakan kegiatan bersama, seperti seminar atau lokakarya. Kerjasama yang erat antara institusi dapat memberikan manfaat jangka panjang dalam hal pengembangan akademik dan pelayanan terhadap mahasiswa.