Sekjen Kemenag RI Tekankan Kontribusi Alumni Terhadap Almamaternya

Jakarta, 23 April 2026 Sekretaris Jenderal Kementerian Agama RI, Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, M.A, menekankan pentingnya peran strategis alumni dalam mendorong kemajuan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN). Hal tersebut disampaikannya dalam forum nasional penguatan alumni PTKIN yang berlangsung di Jakarta.

Kamaruddin menyampaikan bahwa perjalanan PTKIN telah menunjukkan kemajuan signifikan, dari yang dahulu termarjinalkan menjadi institusi yang kini diperhitungkan di tingkat global. Ia mengajak seluruh elemen, khususnya alumni, untuk menumbuhkan rasa percaya diri dan aktif mempromosikan capaian tersebut.

“Kita harus percaya diri bahwa PTKIN kita tidak kalah, bahkan dalam banyak hal bisa lebih unggul dibandingkan perguruan tinggi yang selama ini dikenal secara internasional,” ujar Kamaruddin.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan sejumlah PTKIN menembus peringkat dunia perlu disebarluaskan secara kolaboratif.

“Capaian ini harus kita viralkan bersama. Ini bukan sekadar candaan—ini serius, karena dunia belum sepenuhnya mengetahui kekuatan kita,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kamaruddin menyoroti pentingnya optimalisasi potensi alumni sebagai salah satu pilar utama penguatan perguruan tinggi. Ia mencontohkan praktik di berbagai kampus ternama dunia, di mana alumni memiliki kontribusi besar dalam pengembangan institusi, termasuk dari sisi pendanaan dan jejaring.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof. Dr. Amien Suyitno, M.Ag, mengungkapkan bahwa alumni PTKIN telah menunjukkan kiprah luas di berbagai sektor strategis, mulai dari pemerintahan, militer, kepolisian, akademik hingga dunia seni.

“Ini menunjukkan luasnya kiprah alumni PTKIN. Mereka tidak hanya menjadi guru atau ustaz, tetapi telah tersebar di berbagai sektor kehidupan berbangsa dan bernegara,” jelas Amien.

Ia menegaskan bahwa kontribusi alumni harus terus diperkuat agar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Kita ingin agar kontribusi alumni tidak hanya bersifat simbolik, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata di berbagai sektor kehidupan,” tegasnya.

Kegiatan ini dilaksanakan di Jakarta pada tanggal 23 hingga 25 April 2026, dan diikuti oleh Ketua dan Sekretaris Ikatan Alumni (IKA) PTKIN se-Indonesia. Forum ini bertujuan membentuk wadah bersama IKA PTKIN dengan mengusung tema “Sinergi Alumni PTKIN dalam Menjawab Tantangan Sosial, Ekonomi, dan Keagamaan.”

Dari Ikatan Alumni UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, turut hadir Ketua Letkol Inf H. Nasrun Nasution, S.Ag., M.M dan Sekretaris H. Ratonggi, S.Ag., M.A. Dalam kesempatan tersebut, IKA Alumni UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Letkol Inf H. Nasrun Nasution, S.Ag., M.M bersama Sekretaris H. Ratonggi, S.Ag., M.A  juga menyampaikan pandangannya terkait pentingnya peran alumni terhadap almamater.

“Sebagai alumni UIN Syahada Padangsidimpuan, kami merasa bangga pernah menjadi bagian dari institusi yang telah mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berdaya saing. Almamater ini telah memberikan fondasi yang kuat dalam pengembangan intelektual, spiritual, dan sosial,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga nama baik almamater serta memberikan kontribusi nyata.

“Oleh karena itu, kami sebagai alumni memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga nama baik almamater serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, dan agama,” lanjutnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi alumni PTKIN di tingkat nasional, sekaligus mendorong kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan keagamaan di Indonesia.