SICIESST 2026 Resmi Dibuka Rektor UIN Syahada, Hadirkan Akademisi Internasional dari Empat Negara
Padangsidimpuan – Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., secara resmi membuka kegiatan Syahada International Conference on Islamic Studies, Education, Science and Social Transformation (SICIESST) 2026 yang diselenggarakan oleh Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Sabtu (31/10/2026), bertempat di Aula Perpustakaan UIN Syahada Padangsidimpuan.

Konferensi internasional yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 ini mengusung tema “Advancing Knowledge and Human Civilization in the Age of Artificial Intelligence: Integrating Islamic Values, Inclusive Innovation and Sustainable Futures.” Tema tersebut menegaskan pentingnya pengembangan ilmu pengetahuan dan peradaban manusia di tengah pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), dengan tetap menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam membangun inovasi yang inklusif dan masa depan yang berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Welcoming Speech yang disampaikan Direktur Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Ibrahim Siregar, MCL. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya forum akademik internasional sebagai ruang bertukar gagasan, memperluas wawasan keilmuan, serta membangun kolaborasi akademik lintas negara dan institusi.


Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan Opening Speech oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., sekaligus membuka konferensi secara resmi. Pembukaan ini menjadi momentum penting bagi UIN Syahada, khususnya Pascasarjana, dalam memperluas jejaring akademik internasional dan mengambil bagian dalam diskursus global mengenai masa depan pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan transformasi sosial.
Kehadiran para akademisi dan pakar internasional dari berbagai negara menjadi salah satu daya tarik utama SICIESST 2026. Narasumber yang hadir secara langsung yakni Prof. Dr. Mansor H. Ibrahim dari INCIEF University, Malaysia, serta Dr. Yahya Jahangiri dari Cultural Counselor, Embassy of the Islamic Republic of Iran.
Selain itu, konferensi ini juga menghadirkan dua narasumber internasional melalui platform Zoom, yaitu Prof. Dr. Mohammad Salim dari Kabul University, Afghanistan, dan Dr. Adamu Abubakar Muhammad dari Federal University of Kashere, Nigeria.
Keterlibatan para akademisi dari Malaysia, Iran, Afghanistan, dan Nigeria diharapkan memberikan perspektif yang beragam serta memperkaya pembahasan mengenai tantangan dan peluang pengembangan ilmu pengetahuan di era kecerdasan buatan. Forum ini juga menjadi kesempatan untuk membangun dialog keilmuan yang melintasi batas negara, budaya, dan disiplin ilmu.
Melalui penyelenggaraan SICIESST 2026, Pascasarjana UIN Syahada Padangsidimpuan menunjukkan komitmennya dalam mendorong internasionalisasi perguruan tinggi, meningkatkan kualitas budaya akademik, serta memperluas kontribusi keilmuan Islam dalam menjawab berbagai tantangan peradaban modern.
Konferensi ini diharapkan tidak hanya menjadi forum pertukaran pemikiran dan publikasi ilmiah, tetapi juga melahirkan gagasan, inovasi, dan kolaborasi nyata yang mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan, transformasi sosial, serta pembangunan peradaban manusia yang berlandaskan nilai-nilai Islam.




