Pendidikan Agama Islam sebagai Panji Suci Pengawal Keragaman dan Persatuan dalam Membentuk Toleransi
Perbuatan baik dapat dilakukan kepada pemeluk agama lain. Bentuk perbuatan baik itu, misalnya, adalah dengan cara memperlakukan setiap orang secara adil, berinteraksi dengan baik, tidak mengganggu keberadaan, dan saling tolong-menolong. Perbuatan baik dilakukan dengan dasar dasar sopan serta santun, adanya hubungan kerabat, menjadi tetangga, atau jika keduanya tidak ada, alasan terakhir adalah karena hubungan kemanusiaan.
Akhlak mulia (makarim al-akhlaq), Allah SWT berfirman dalam Quran
Artinya: “Dan sungguh engkau (Muhammad) berada di atas akhlaq yang agung.” (Al-Qalam:4)
Kasih sayang untuk alam semesta (rahmatan lli al alamin), Rahmatan lil’alamin adalah istilah qur’ani dan istilah itu sudah terdapat dalam Al- Qur’an, yaitu sebagaimana firman Allah dalam Surat al-Anbiya’ ayat 107:” Dan tiadalah kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam (rahmatan liralamin)”.
Substansi Materi Pendidikan Agama Islam sebagai panji suci dan pengawal keragaman dan persatuan (Toleransi) pada masyarakat Pendidikan Agama Islam dapat dikembangkan berdasarkan kajian- kajian umum dan khusus. Pendidikan Agama Islam merupakan upaya yang tepat dalam mengembangkan masyarakat melalui pembinaan dan pengasuhan sehingga dapat memahami ajaran Islam secara kaffah, serta menghayati tujuan yang akhirnya mampu mengamalkan serta menjadikan Islam sebagai way of life. (Azhari et al., 2022)
Pendidikan Agama Islam adalah memberikan muatan-muatan bimbingan sehingga masyarakat berkembang secara sempurna berdasarkan pokok ajaran Islam. Simpulan materi Pendidikan Agama Islam merupakan usaha-usaha dan upaya-upaya secara sistematis dan pragmatis dalam menolong masyarakat agar hidup sesuai dengan ajaran Islam. Materi Pendidikan Agama Islam yang diberikan berjalan berproses dan terus menerus secara sadar, sistematis, menyeluruh dan tepat berdasarkan materi-materi pembelajaran yang akurat.
Peran Pendidikan Agama Islam Dalam Mendorong Masyarakat Muslim Untuk Mengembangkan Sikap Moderat
Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional Nomor: 20 tahun 2023 menyebutkan, fungsi pendidikan ialah Pendidikan berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembang nya peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. (Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional, 2003)
Pendidikan Agama Islam (PAI) berperan dalam mendukung panji suci dan pengawal keragaman dan persatuan (Toleransi) pada masyarakat. Pendidikan Agama Islam berperan mewujudkan bangsa Indonesia yang takwa dan beriman kepada Tuhan Yang Maha Esa. (Oktavianty & Judrah, 2023)
Pendidikan Agama Islam berperan membentuk satu kesatuan yang utuh melalui kepribadian. Masyarakat memperoleh pengetahuan terbentuk jiwa dan pribadinya dengan satu kesatuan jiwa yang berlandasakan ajaran Islam. (Ihda Alam, 2023) Pendidikan Agama Islam sebagai indikator tercapainya tujuan masyarakat yang bermoderasi. Aspek tersebut adalah: hubungan manusia dengan Tuhan, orang lain, alam.
Peran Pendidikan agama Islam yaitu menumbuhkan rasa lebih percaya kepada Tuhan sang pencipta alam semesta. (Syafrin et al., 2023) Peran Pendidikan Agama Islam ialah membimbing Masyarakat agar menjadi muslim sejati, beriman teguh, beramal sholeh dan berakhlak mulia. Pendidikan Agama Islam berperan untuk memberikan pemahaman yang baik tentang ajaran Islam kepada masyarakat. Masyarakat menjadi individu yang berakhlak mulia dan memiliki pemahaman yang benar tentang agama Islam.
Peran Pendidikan Agama Islam mampu mencapai indikator, antara lain:
a. Masyarakat mengalami perkembangan yang sesuai dengan ajaran agama Islam. Perkembangan etika, akhlak yang mampu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
b. Masyarakat memiliki kepedulian terhadap masalah sosial dan keadilan.
Tercapainya indikator diharapkan Agama Islam berperan sebagai panji suci pengawal keragaman dan persatuan masyarakat.