” Optimalkan Capaian IKU : UIN Syahada Padangsidimpuan Gelar Workshop”
(Rabu; 06/07/2023); Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan mengadakan Lokakarya Sosialisasi dan Diseminasi Indikator Kinerja Utama (IKU) dengan tema “Optimalisasi Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Sebagai Landasan Transformasi Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Menuju Badan Layanan Umum “. Kegiatan yang berlangsung di Aula Biro Rektorat ini diikuti oleh 28 peserta, yang terdiri dari unsur pimpinan baik jajaran Biro Rektorat maupun Fakultas Dekanat UIN Syahada.
Workshop ini dibuka secara ( online ) oleh Dr. Erawadi, M. Ag, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang lebih baik tentang Indikator Kinerja Utama (IKU) kepada para peserta, serta mengoptimalkan capaian IKU sebagai landasan transformasi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam menuju status Badan Layanan Umum. Dengan adanya workshop ini, diharapkan para peserta dapat meningkatkan pemahaman mereka tentang pentingnya desakan IKU dalam mendorong perubahan dan pengembangan universitas.
Dalam laporannya, Drs. Samsuddin, M.Ag, selaku Ketua Panitia menyampaikan terima kasih kepada semua peserta yang telah hadir dalam workshop ini. Ia menjelaskan bahwa tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkuat pemahaman dan implementasi Indikator Utama (IKU) sebagai landasan transformasi universitas menuju Badan Layanan Umum.
“Workshop ini merupakan upaya konkret dalam mengoptimalkan capaian IKU sebagai alat pengukuran dan evaluasi kinerja UIN Syahada Padangsidimpuan. Dengan meningkatkan pemahaman tentang IKU, diharapkan universitas dapat merespons dengan tepat tantangan dan perubahan yang ada di lingkungan pendidikan tinggi saat ini,” ungkap Ketua SPI UIN Syahada ini.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang memberikan wawasan dan pengetahuan kepada peserta. Narasumber pertama adalah Mahmudi, Sekretaris SPI (Satuan Pengawas Internal) UIN Salatiga Semarang. Dengan pengalamannya di bidang tersebut, Mahmudi membagikan pengetahuan tentang penggunaan dan implementasi IKU secara efektif dalam konteks universitas.
Narasumber kedua adalah M. Najibur Rohman, Analis Hukum. Dengan keahliannya dalam analisis hukum, M. Najibur Rohman memberikan perspektif yang berharga tentang aspek hukum yang terkait dengan IKU dan universitas transformasi.
“Indikator Kinerja Utama (IKU) bukan sekedar alat pengukuran kinerja, tetapi juga harus sesuai dengan kerangka hukum yang berlaku. Dalam konteks transformasi universitas, perubahan yang dilakukan harus mempertimbangkan aspek hukum agar tetap sesuai dengan regulasi yang berlaku. Hal ini penting agar pernyataan IKU tidak hanya memberikan dampak positif bagi universitas, tetapi juga sejalan dengan kebijakan dan persyaratan hukum yang ada,” jelas M. Najibur Rohman
Kegiatan ini merupakan langkah penting dalam memperkuat manajemen kinerja universitas dan meningkatkan akuntabilitas. Workshop ini memberikan kesempatan bagi para peserta untuk saling bertukar pengalaman, pemikiran, dan ide-ide yang dapat diterapkan dalam konteks UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.
Diharapkan, setelah mengikuti workshop ini, para peserta akan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang mereka peroleh untuk memajukan capaian IKU dan mendorong transformasi universitas menjadi Badan Layanan Umum yang lebih berkualitas.



