LPM UIN Syahada, Dorong Kurikulum Berdampak Melalui Workshop OBE
Padangsidimpuan – Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan laksanakan Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) pada Kamis hingga Jumat, 8–9 Oktober 2026, bertempat di Ruang Akreditasi UIN Syahada Padangsidimpuan. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memperkuat kualitas kurikulum dan meningkatkan mutu pembelajaran yang berorientasi pada capaian pembelajaran lulusan.
Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang kompeten dibidangnya, yakni Dr. Yudi Chadirin, STP.M.Agr. dari IPB dan Prof. Dr. Tria Astika Endah Permatasari, S.KM., M.K.M dari Universitas Muhammadiyah Jakarta. Peserta kegiatan terdiri atas para ketua program studi (Kaprodi) dan Gugus Penjaminan Mutu (GPM) fakultas di lingkungan UIN Syahada Padangsidimpuan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Prof. Dr. Arabnur Rasyid., M.A mengatakan bahwa, “workshop ini menjadi bagian dari upaya penguatan implementasi kurikulum berdampak berbasis Outcome-Based Education (OBE) serta peningkatan kapasitas dosen dalam merancang pembelajaran yang selaras dengan capaian pembelajaran sehingga dirapkan setiap prodi memiliki RPS kurikulum OBE setelah selainya kegiatan”.
Ketua LPM Dr. Muhammad Syukri Pulungan, M.Psi dalam sambutannya mengatakan “workshop ini menjadi momentum bagi kita semua untuk memperoleh masukan dan praktik baik dari perguruan tinggi yang telah menerapkan kurikulum berbasis OBE.
“Kami berharap memperoleh berbagai masukan dari narasumber, khususnya terkait praktik baik dalam penyusunan kurikulum yang adaptif, terukur, dan selaras dengan kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan, dunia kerja, serta tuntutan peningkatan mutu pendidikan tinggi”.
Dalam pemaparannya, Dr. Yudi Chadirin menjelaskan bahwa kurikulum berbasis OBE harus disusun dengan berorientasi pada Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL). Seluruh proses pembelajaran, mulai dari mata kuliah, RPS, hingga asesmen, harus dirancang untuk mendukung ketercapaian kompetensi lulusan secara terukur.
“Tujuan utama kurikulum berbasis OBE adalah memastikan setiap mata kuliah memiliki kontribusi yang jelas terhadap capaian pembelajaran lulusan. Dengan demikian, proses pembelajaran menjadi lebih terarah dan lulusan yang dihasilkan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan,” jelasnya.
Sementara Prof Tria menekankan bahwa evaluasi kurikulum perlu dilakukan secara berkelanjutan sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan. Menurutnya, perubahan pola belajar mahasiswa dan perkembangan teknologi menjadi tantangan yang harus direspons melalui penyempurnaan proses pembelajaran.
“Evaluasi kurikulum tidak dapat dipisahkan dari upaya peningkatan mutu. RPS yang disusun pada awal semester perlu dievaluasi pada akhir semester untuk memastikan ketercapaian pembelajaran. Tidak semua capaian pembelajaran harus muncul pada setiap mata kuliah, tetapi seluruh mata kuliah harus saling mendukung dalam membentuk kompetensi lulusan yang utuh,” ungkapnya
Melalui pemaparan materi dan diskusi bersama narasumber, para peserta diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai penyusunan, pengembangan, dan evaluasi kurikulum OBE. Peran Kaprodi dan GPM fakultas menjadi sangat strategis dalam memastikan bahwa implementasi kurikulum tidak hanya memenuhi ketentuan akademik, tetapi juga berjalan secara konsisten dan berkelanjutan melalui mekanisme penjaminan mutu internal.
Selain itu, workshop ini menjadi ruang koordinasi dan penguatan komitmen antar program studi dan unit penjaminan mutu dalam mewujudkan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Kurikulum yang dirancang berdasarkan capaian pembelajaran diharapkan mampu mendorong proses pembelajaran yang lebih efektif, meningkatkan kompetensi mahasiswa, serta menghasilkan lulusan yang unggul dan berdaya saing.
Melalui workshop ini, UIN Syahada Padangsidimpuan terus berupaya melakukan penyempurnaan kurikulum secara berkelanjutan sehingga mampu menghasilkan proses pembelajaran yang lebih berkualitas serta lulusan yang adaptif, kompeten, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.