MENENTUKAN JUMLAH SAMPEL DALAM PENELITIAN

Gay dan Diehl (1992) menyebutkan untuk penelitian deskriptif, sampelnya 10% dari populasi, penelitian korelasional, paling sedikit tiga puluh elemen populasi, penelitian perbandingan kausal (causal comparative), tiga puluh elemen per kelompok, dan untuk penelitian eksperimen lima belas elemen per kelompok.

Roscoe (1975) memberikan pedoman penentuan jumlah sampel sebagai berikut :

  1. Sebaiknya ukuran sampel antara tiga puluh sampai dengan lima ratus elemen
  2. Jika sampel dipecah lagi ke dalam sub sampel, jumlah minimum subsampel harus tiga puluh
  3. Pada penelitian multivariate (termasuk analisis regresi multivariate) ukuran sampel harus sepuluh kali lebih besar dari jumlah variabel yang akan dianalisis. Misalnya apabila variabel independent sebanyak tiga, dan variabel dependent sebanyak dua, maka ukuran sampel yang digunakan sebanyak lima puluh sampel.
  4. Untuk penelitian eksperimen yang sederhana, dengan pengendalian yang ketat, ukuran sampel bisa antara sepuluh sampai dengan dua puluh

Krejcie dan Morgan (1970) membuat daftar yang bisa dipakai untuk menentukan jumlah sampel sebagai berikut.

Populasi (N)Sampel (n)Populasi (N)Sampel (n)Populasi (N)Sampel (n)
10102201401.200291
15142301441.300297
20192401481.400302
25242501521.500306
30282601551.600310
35322701591.700313
40362801621.800317
45402901651.900320
50443001692.000322
55483201752.200327
60523401812.400331
65563601862.600335
70593801912.800338
75634001963.000341
80664202013.500346
85704402054.000351
90734602104.500354
95764802145.000357
100805002176.000361
110865502267.000364
120926002348.000367
130976502429.000368
14010370024810.000370
15010875025415.000375
16011380026020.000377
17011885026530.000379
18012390026940.000380
19012795027450.000381
2001321.00027875.000382
2101361.100285100.000384