Evaluasi UM-PTKIN 2026 UIN Syahada: Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan Tekankan Peningkatan Pelayanan dan Fasilitas Ujian

Padangsidimpuan, 11/06/2026 – Setelah pelaksanaan Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) 2026 selesai dilaksanakan, Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan menggelar evaluasi menyeluruh terhadap seluruh rangkaian kegiatan ujian yang berlangsung selama tiga hari, yakni pada 8, 9, dan 10 Juni 2026.

Evaluasi tersebut dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. Arbanur Rasyid, MA yang menegaskan pentingnya menjadikan setiap pengalaman selama pelaksanaan ujian sebagai bahan perbaikan untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan UM-PTKIN pada tahun-tahun mendatang.

Dalam arahannya, Prof. Dr. Arbanur Rasyid, MA menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, pengawas, teknisi, tenaga kependidikan, serta pihak-pihak yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN Syahada. Menurutnya, secara umum pelaksanaan ujian berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh Panitia Nasional UM-PTKIN.

“Alhamdulillah, pelaksanaan UM-PTKIN 2026 di UIN Syahada dapat berlangsung dengan baik selama tiga hari. Ini merupakan hasil kerja keras seluruh panitia dan unsur pendukung yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan maksimal. Namun demikian, evaluasi tetap harus dilakukan agar berbagai kekurangan yang masih ditemukan dapat segera diperbaiki dan tidak terulang pada pelaksanaan berikutnya,” ujar Prof. Arba.

Beliau menegaskan bahwa evaluasi bukan sekadar melihat keberhasilan pelaksanaan ujian, tetapi juga mengidentifikasi berbagai kendala teknis maupun nonteknis yang muncul selama proses berlangsung. Dengan demikian, setiap temuan dapat menjadi dasar penyusunan langkah strategis dalam meningkatkan mutu layanan seleksi masuk perguruan tinggi.

Salah satu fokus utama evaluasi adalah pelayanan kepada peserta ujian. Menurut Prof. Arbanur Rasyid, peserta merupakan prioritas utama yang harus mendapatkan pelayanan terbaik sejak kedatangan hingga selesai mengikuti ujian. Oleh karena itu, seluruh petugas harus mampu memberikan layanan yang cepat, ramah, informatif, dan responsif terhadap berbagai kebutuhan peserta.

Selain pelayanan peserta, evaluasi juga difokuskan pada dukungan fasilitas ujian yang digunakan selama pelaksanaan UM-PTKIN di Laboratorium Komputer UIN Syahada. Sebagai ujian berbasis Sistem Seleksi Elektronik (SSE), kesiapan sarana dan prasarana menjadi faktor yang sangat menentukan kelancaran pelaksanaan ujian.

Hasil evaluasi UM-PTKIN 2026 ini selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan rekomendasi dan langkah tindak lanjut untuk persiapan penyelenggaraan ujian pada tahun mendatang. Berbagai masukan dari panitia, pengawas, teknisi dan  peserta akan dihimpun sebagai dasar penguatan sistem pelayanan dan fasilitas ujian di lingkungan UIN Syahada.

Melalui evaluasi yang komprehensif ini, UIN Syahada menunjukkan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan UM-PTKIN sebagai bagian dari upaya menghadirkan sistem seleksi penerimaan mahasiswa baru yang unggul, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan peserta. Dengan berbagai perbaikan yang direncanakan, diharapkan setiap kendala yang ditemukan pada pelaksanaan tahun ini tidak terulang kembali, sehingga proses seleksi di masa mendatang dapat berjalan lebih optimal dan memberikan pengalaman yang lebih baik bagi seluruh calon mahasiswa.(mr)