Acara Temu Ramah di Ma’had Al-Jamiah UIN Syahada Padangsidimpuan, dihadiri oleh Alumni Berprestasi

Selasa (06/09/2022); Hari kedua kegiatan Temu Ramah dan Pembinaan Mahasiswa/Mahasiswi Baru di Ma’had Al-Jami’ah dihadiri kurang lebih 1000 orangtua mahasiswa/mahasiswi baru. Kegiatan di hari ini, dikhususkan kepada orangtua dari mahasiswa yang telah lulus melalui jalur UM-PTKIN, UM-Mandiri dan UM-Khusus. Kesempatan yang berharga ini juga dihadiri dua orang alumni dari Ma’had Al-Jamiah yang meraih beasiswa untuk melanjutkan studinya di luar negeri, yaitu Riandry Fadilah Nasution (Peraih Beasiswa LPDP) dan Lefri Anna Daulay seorang Peraih Beasiswa ICCR (Indian Council Cultural Relationship), Pemerintah India.

Riandry Fadillah Nasution menyampaikan beberapa pesan di hadapan orang tua mahasiswa/mahasiswi baru, antara lain yaitu dalam menuntut ilmu tidak mengenal istilah gagal.

“Saya pribadi mengapresiasi kepada Rektor, para Wakil Rektor juga para Dekan serta civitas akademika Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan yang telah mendidik dan membina kami, terutama saat kami berada di Ma’had Al-Jami’ah. Kami dibina untuk mampu menguasai bahasa asing, Arab dan Inggris. Dengan bermodalkan pembinaan inilah kami sekarang lulus melanjutkan studi kami di University of Nottingham, United Kingdom, Inggris. Ungkapan terima kasih kami juga kepada bapak/ibu orangtua mahasiswa yang terus mendukung program unggulan ma’had al-jamiah ini,” ujar Riandry Fadillah Nasution, alumni UIN Syahada tahun 2018, jurusan Tadris Bahasa Inggris, yang akan berangkat ke Inggris pada bulan September 2023, tahun depan.

“Kepada adik-adik kami yang saat ini dibina di ma’had al-jamiah UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, saya berpesan tetap konsisten dalam menggali potensi anda. Tidak ada istilah gagal dan putus asa dalam menuntut ilmu,” lanjut pria kelahiran desa Situmbaga, Tapanuli Selatan ini.

Sementara itu, Lefri Anna Daulay menyampaikan kepada mahasiswa/mahasiswi baru juga di hadapan para orangtua/wali mahasiswa, kesiapannya untuk membantu para laumni dari UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan dalam meraih beasiswa, khususnya beasiswa lanjut study di India.

“Sebagai alumni dari UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, saya berterimakasih kepada Rektor beserta pimpinan juga civitas akademika yang telah mendidik kami di ma’had al-jami’ah. Berkat dari seluruh pendidikan dan pembinaan di asrama/ma’had, kami dapat survive kini,” ungkap Lefri Anna Daulay, yang sekarang sedang menimba ilmu di Mangalore University, India.

Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag dalam sambutannya di acara Temu Ramah tersebut mengungkapkan beberapa kemajuan dari mahasiswa/mahasiswi baru.

“Seperti yang telah disampaikan oleh alumni kita sebelumnya, bahwa seluruh mahasiswa/mahasiswi baru yang masuk di Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan ini wajib mengikuti program Ma’had al-Jami’ah selama 2 semester penuh,” tegas Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag

“Anak dari Bapak/Ibu, akan kita bina untuk mengusai bahasa asing yaitu Arab dan Inggris. Juga akan kita bin abaca tulis al-Qur’an serta studi Islamnya. Harapan kita sama, yaitu bagaimana menjadikan anak-anak kita tersebut menjadi Ulama yang intelek, bukan sekedar intelek yang tahu agama. Oleh karena itu kita terus berbenah demi kemajuan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan ini dengan terus mempedomani Teoantropoekosentris, sebagai paradigm kita,” pungkas Rektor.