Seminar Pengembangan Lembaga, UIN Syahada Hadirkan Prof. Khoiruddin Nasution untuk Bekali Mahasantri

Padangsidimpuan, 7/6/2025 – UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menyelenggarakan Seminar Pengembangan Lembaga di Masjid Kampus UIN Syahada, yang dihadiri oleh para mahasantri dan mahasantriah Ma’had Jami’ah. Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat ini menghadirkan Prof. Dr. Khoiruddin Nasution, MA, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, sebagai narasumber utama. Seminar ini bertujuan untuk memberikan pembekalan strategis kepada para mahasantri agar mampu berkontribusi dalam pengembangan kampus melalui penguatan kapasitas diri, khususnya dalam penguasaan bahasa asing dan kesiapan menghadapi tantangan global.

Rektor UIN Syahada, Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran Prof. Khoiruddin Nasution bukan sekadar sebagai pemateri, namun juga sebagai sosok penting yang telah banyak berkontribusi dalam proses pengembangan UIN Syahada Padangsidimpuan.

“Beliau adalah salah satu tokoh akademik yang senantiasa mendampingi dan memberi masukan dalam pengembangan kelembagaan UIN Syahada. Hari ini kita hadir untuk mendengar dan mengambil pelajaran dari pengalaman beliau yang sangat luas,” ujar Rektor.

Rektor juga menjelaskan makna keberadaan Masjid UIN Syahada sebagai pusat kegiatan spiritual, intelektual, dan sosial kampus. Menurutnya, masjid bukan hanya tempat ibadah, namun juga pusat pembinaan nilai-nilai dan pembentukan karakter mahasiswa yang Islami dan berdaya saing global.

Kegiatan ini diikuti pula oleh para Wakil Rektor, Para Dekan, Kepala Biro, Mudir Ma’had, Ketua DWP dan anggota, para ustaz dan ustazah Ma’had Jami’ah, dosen, serta staf akademik dan administrasi kampus. Kehadiran mereka menunjukkan dukungan penuh terhadap pembinaan mahasantri sebagai generasi utama penerus visi kampus.

Dalam paparannya, Prof. Dr. Khoiruddin Nasution, MA memberikan pembekalan yang sangat aplikatif dan motivatif kepada para mahasantri. Ada empat garis besar yang disampaikan:

  1. Penguatan Bahasa Asing
    Narasumber menekankan pentingnya penguasaan bahasa Arab dan Inggris sebagai syarat utama dalam dunia akademik Islam dan global. Menurutnya, kedua bahasa ini adalah alat utama untuk memahami khazanah Islam klasik sekaligus mengikuti perkembangan sains dan teknologi mutakhir.
  2. Membangun Skill Sejak Dini
    Mahasantri didorong untuk aktif membangun keterampilan komunikasi dan pemahaman lintas budaya sejak dini, baik melalui praktik harian, klub bahasa, maupun media digital.
  3. Kiat Sukses Meraih Beasiswa ke Luar Negeri
    Prof. Khoiruddin juga memberikan sejumlah kiat penting dalam memperoleh beasiswa luar negeri, mulai dari penguatan akademik, kemampuan bahasa, kesiapan dokumen administratif, hingga membangun jejaring internasional.
  4. Motivasi Kuliah dan Pengabdian
    Ia mengingatkan bahwa kuliah bukan sekadar mengejar ijazah, tetapi membentuk integritas dan visi hidup. Mahasantri ditantang untuk menjadikan masa kuliah sebagai waktu emas membentuk jati diri, dedikasi, dan kebermanfaatan untuk masyarakat luas.

Seminar ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang hidup, menandakan tingginya minat dan semangat para peserta terhadap topik-topik yang disampaikan. Para mahasantri merasa sangat terbantu mendapatkan perspektif baru, terutama dalam mempersiapkan masa depan akademik dan profesional mereka.

Antusiasme para peserta terlihat dari sesi tanya jawab yang hidup dan penuh semangat. Para mahasantri menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan berharga tersebut yang memperkaya wawasan dan membuka cakrawala masa depan mereka.

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program penguatan kapasitas kelembagaan UIN Syahada Padangsidimpuan yang difokuskan pada penguatan kualitas SDM, terutama di kalangan mahasantri Ma’had Jami’ah. Melalui seminar ini, diharapkan muncul kesadaran kolektif untuk menjadikan bahasa sebagai alat perjuangan intelektual dan pengembangan institusi.

Semangat kolaboratif antara narasumber, pimpinan kampus, pengelola Ma’had, serta antusiasme mahasantri menjadi potret sinergi yang ideal dalam mengembangkan UIN Syahada sebagai institusi pendidikan Islam yang modern, terbuka, dan berdaya saing global.