Pra PBAK 2024: Siapkan Mahasiswa Cerdas Berintegritas dengan Berpikir Rasional, Kreatif, dan Inovatif
Padangsidimpuan – Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan sukses menyelenggarakan kegiatan Pra Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) tahun 2024 dengan tema “Menumbuhkan Berpikir Rasional, Kreatif, dan Inovatif untuk Mewujudkan Generasi Cerdas Berintegritas.” Acara ini berlangsung pada Selasa, 12 Agustus 2024, di Pelataran Fakultas Syari’ah dan Ilmu Hukum, dihadiri oleh 711 mahasiswa baru dari jalur Span PTKIN. Pra PBAK kali ini dilaksanakan dalam tiga gelombang, pada 13 Agustus untuk mahasiswa baru jalur masuk SPAN PTKIN 2024, pada tanggal 14 Agustus untuk mahasiswa baru jalur masuk UM PTKIN, dan 15 Agustus 2024 untuk jalur UM Lokal. Kegiatan Pra PBAK ini melibatkan empat fakultas yang ada di UIN Syahada Padangsidimpuan.
Pra PBAK ini merupakan langkah awal menuju PBAK. Seluruh mahasiswa dari berbagai jalur masuk wajib mengikuti kegiatan ini. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama, Dr. H. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag, bersama jajaran pimpinan serta panitia pelaksana turut hadir dalam acara pembukaan Pra PBAK. Dalam sambutannya, Dr. Ikhwanuddin menyampaikan pesan penting dari Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag. Dalam pesannya rektor mengingatkan para mahasiswa baru dengan tiga prinsip utama yaitu, “Don’t Worry, Don’t Hate, Mandiri, dan menjadi Contoh panduan dalam kehidupan kampus.” terang Ikhwanuddin Harahap, Wakil Rektor.




Selanjutnya Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Kerjasama dan Alumni, Dr. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag menyampaikan pentingnya transformasi paradigma dalam dunia pendidikan di hadapan para mahasiswa baru. Beliau mengajak mahasiswa baru untuk beradaptasi dengan perubahan, serta mengembangkan pola pikir yang lebih kritis, kreatif, dan inovatif. “Transformasi ini mencakup peralihan dari pola pikir konvensional menuju pemahaman yang lebih terbuka terhadap perkembangan zaman, termasuk kemajuan teknologi dan dinamika sosial, dengan tetap memadukan ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman”. Terangnya.
Lebih lanjut Wakil Rektor tersebut menjelaskan bahwa “PBAK bukan sekadar acara seremonial, tetapi merupakan momen penting bagi mahasiswa untuk mempersiapkan diri menghadapi tantangan masa depan dengan paradigma yang relevan dan diperlukan oleh zaman”. pungkasnya.