Rektor UIN Syahada Safari KKL di Tapanuli Selatan, Tegaskan Komitmen Pengabdian Mahasiswa untuk Masyarakat
Padangsidimpuan, 5 Agustus 2026 – Rektor Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag melaksanakan Safari Kuliah Kerja Lapangan ke lokasi pelaksanaan KKL di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (5/8/2026). Kegiatan yang dipusatkan di Gelanggang Naso Mar Rongit, Bagas Godang Janji Mauli Muara Tais tersebut berlangsung semarak dan penuh nuansa kebersamaan.
Kehadiran Rektor bersama rombongan jajaran pimpinan UIN Syahada disambut hangat melalui penampilan tari kreasi daerah yang dipersembahkan oleh mahasiswa peserta KKL sebagai bentuk penghormatan sekaligus pelestarian budaya lokal. Acara ini dihadiri oleh jajaran pimpinan UIN Syahada, mahasiswa peserta KKL se-Kabupaten Tapanuli Selatan, perwakilan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, serta masyarakat dari berbagai desa yang menjadi lokasi pelaksanaan Kuliah Kerja Lapangan Tahun 2026.
Safari Kuliah Kerja Lapangan merupakan agenda resmi yang dilaksanakan secara terprogram oleh UIN Syahada sebagai wadah mempererat silaturahmi antara pimpinan kampus, mahasiswa, pemerintah daerah, dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana evaluasi serta penguatan komitmen mahasiswa dalam menjalankan program pengabdian kepada masyarakat hingga masa KKL berakhir.
Sebagai ajang silaturahmi sekaligus penguatan semangat pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran Rektor bersama rombongan pimpinan kampus disambut hangat oleh mahasiswa dan masyarakat yang memadati lokasi kegiatan.


Ketua Panitia Safari Kuliah Kerja Lapangan, Arsad Talib Pohan, dalam laporannya menyampaikan bahwa sebanyak 674 mahasiswa UIN Syahada mengikuti program KKL di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan. Para peserta ditempatkan di 70 desa yang tersebar di lima kecamatan, sebagai bagian dari upaya penguatan pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat.
Arsad mengungkapkan rasa syukur atas antusiasme seluruh peserta yang berhasil menghadiri kegiatan Safari KKL tersebut. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dan memberikan dukungan sehingga rangkaian acara dapat berlangsung dengan tertib, lancar, dan sukses.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor beserta seluruh jajaran pimpinan dan sivitas akademika UIN Syahada atas kehadiran, perhatian, dan dukungan yang diberikan kepada mahasiswa peserta KKL. Kami juga memohon arahan, bimbingan, serta doa agar seluruh peserta dapat melaksanakan program Kuliah Kerja Lapangan dengan baik, memberikan manfaat bagi masyarakat, dan menuntaskan seluruh rangkaian kegiatan hingga akhir masa pelaksanaan KKL,” ujar Arsad.


Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Dr. Putra Halomoan Hasibuan, M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah memberikan dukungan serta menerima mahasiswa UIN Syahada untuk melaksanakan program Kuliah Kerja Lapangan di berbagai desa di wilayah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Rektor beserta seluruh pimpinan UIN Syahada atas perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan KKL. Ucapan terima kasih juga kami sampaikan kepada Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan yang telah memberikan izin dan kepercayaan kepada UIN Syahada untuk menempatkan mahasiswa melaksanakan KKL di berbagai desa. Sinergi ini menjadi modal penting dalam mewujudkan pengabdian perguruan tinggi kepada masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, pelaksanaan Safari KKL menjadi bagian penting dari upaya memperkuat kemitraan antara UIN Syahada dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung keberhasilan berbagai program kerja mahasiswa yang telah dirancang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lokasi penempatan.
“Melalui kolaborasi yang baik antara mahasiswa, masyarakat, pemerintah desa, dan pemerintah daerah, kami berharap seluruh program kerja KKL dapat terlaksana secara optimal, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, sekaligus menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kompetensi akademik, sosial, dan kepemimpinan,” ujar Dr. Putra Halomoan Hasibuan.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan, Dr. Ibnus Salam Harahap selaku Staf Ahli Bupati turut hadir memberikan sambutan resmi. Dalam kesempatan tersebut, ia menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada UIN Syahada yang secara konsisten mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan KKL di berbagai desa di Kabupaten Tapanuli Selatan.
“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mengucapkan terima kasih kepada UIN Syahada atas kontribusinya melalui program Kuliah Kerja Lapangan. Kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan pengetahuan, pemberdayaan, dan pencerdasan masyarakat di pedesaan,” ungkapnya.
Sementara itu, Rektor UIN Syahada Prof. DR. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag menyampaikan rasa bangga atas semangat mahasiswa dalam menjalankan program KKL. Ia menegaskan bahwa KKL merupakan wadah pembelajaran nyata yang menghubungkan ilmu pengetahuan dengan kebutuhan masyarakat.
Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa Kuliah Kerja Lapangan bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, melainkan menjadi ruang pembelajaran yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan, karakter, dan kepemimpinan di tengah masyarakat.
Menurutnya, KKL merupakan madrasah kehidupan sekaligus laboratorium sosial yang membentuk kedewasaan mahasiswa. Dalam proses tersebut, kemampuan beradaptasi dengan lingkungan dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan.
“Proses berbaur dengan masyarakat tidak bisa dilakukan secara instan. Keberhasilan akan lahir dari kesungguhan untuk belajar, beradaptasi, dan membangun hubungan yang baik dengan masyarakat. Mereka yang mau berproses dengan sungguh-sungguh akan memperoleh pengalaman dan hasil terbaik,” ujarnya.
Rektor juga mengajak seluruh mahasiswa untuk memegang teguh nilai-nilai yang selalu ia gaungkan dalam setiap kesempatan, yakni ‘MANDI’ dan ‘MENGAKAR’. Menurutnya, MANDI merupakan akronim dari Memantaskan Diri, sedangkan MENGAKAR bermakna Mengabdi Melalui Karya.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa harus mampu memantaskan diri sebagai insan akademik UIN Syahada yang menjadi teladan di tengah masyarakat, baik dari sisi keilmuan, etika, maupun akhlak. Selain itu, mahasiswa dituntut membuktikan kapasitasnya melalui karya-karya nyata, inovatif, dan kreatif yang memberikan solusi terhadap berbagai kebutuhan masyarakat.
“Pantaskan diri sebagai mahasiswa UIN Syahada yang mampu menjadi contoh dalam ilmu, sikap, dan akhlak. Kemudian buktikan pengabdian melalui karya-karya yang kreatif dan bermanfaat. Dengan begitu, kehadiran mahasiswa tidak hanya dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, tetapi juga akan meningkatkan nilai dan kehormatan almamater di mata publik,” pesan Rektor.

Rangkaian Safari Kuliah Kerja Lapangan ditutup dengan tausiyah yang disampaikan oleh Al Ustadz Dr. Zul Anwar Ajim Harahap, M.Ag. Dalam ceramah singkatnya, ia mengajak seluruh mahasiswa menjadikan masa KKL tidak hanya sebagai wahana pengabdian akademik, tetapi juga sebagai momentum memperkuat kualitas spiritual dan akhlak sebagai seorang muslim.
Dihadapan Rektor, jajaran pimpinan UIN Syahada, mahasiswa, serta masyarakat yang hadir, Dr. Zul Anwar Ajim Harahap mengulas konsep hayatan ṭayyibah (kehidupan yang baik) sebagaimana diajarkan dalam Islam. Menurutnya, kehidupan yang baik dan penuh keberkahan ditandai dengan usaha memperoleh rezeki yang halal, hati yang senantiasa terpaut kepada Allah Swt., serta perilaku yang selalu berorientasi pada ketaatan dan amal saleh.
Ia menegaskan bahwa nilai-nilai tersebut hendaknya menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap mahasiswa, baik selama menjalankan Kuliah Kerja Lapangan maupun ketika kembali ke tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan menjadikan hayatan ṭayyibah sebagai pedoman hidup, mahasiswa diharapkan mampu tampil sebagai generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki integritas, akhlak mulia, dan membawa keberkahan bagi lingkungan di mana pun berada.
Kegiatan Safari KKL berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan antusiasme. Seluruh mahasiswa peserta KKL di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan hadir mengikuti rangkaian acara bersama masyarakat dari berbagai desa lokasi penempatan mahasiswa.
Melalui kegiatan ini, UIN Syahada kembali menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya berorientasi pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga memperkuat pengabdian kepada masyarakat. Program Kuliah Kerja Lapangan diharapkan menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu pengetahuan, membangun kepedulian sosial, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi pembangunan masyarakat pedesaan di Kabupaten Tapanuli Selatan.(mr)
