Ma’had Al Jami’ah Sebagai Wadah Pembentukan Karakter Mahasiswa

Ma’had sebagai Pusat pembinaan, ungkapnya memiliki visi atau bertujuan untuk membina mahasantri memiliki kemantapan Tauhid, kedalaman spiritual, emosinal, keluasan wawasan ilmu ke-Islaman dan kemantapan profesional serta keluhuran akhlak mulia.
Ustadz Rizal Siregar, M.Pd
Mah’ad Al-Jami’ah Bentuk Karakter dan Cerdaskan Mahasantri
Mah’ad Al-Jami’ah sebagai salah satu program unggulan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Padangsidimpuan bertujuan untuk membentuk karakter dan cerdaskan mahasantri agar memiliki kompetensi dasar sebagai mahasantri yang berilmu dan beriman.
“Setiap mahasantri baru dibina dan dididik selama satu tahun di Mah’ad Al-Jami’ah untuk membentuk mahasantri yang berkarakter, cerdas dan berintegritas”, ungkap Prof. DR. H.Ibrahim Siregar, M.CL, Rektor IAIN Padangsidimpuan.
Dijelaskan, Mah’ad Al-Jami’ah sebagai pesantren kampus IAIN Padangsidimpuan didirikan pada tahun 2014 sesuai dengan surat Dirjend Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik Indoensia No.Dj.I/Dt.I.IV/PP.00.9/2374/2014.
Instruksi dari Kementerian agama tersebut ditindaklanjuti Rektor IAIN Padangsidimpuan Prof. DR. Ibrahim Siregar, M.CL dengan menerbitkan Keputusan Nomor 136 Tahun 2015 tentang wajib tinggal pada Ma’had Al-Jami’ah bagi mahasantri semester pertama dan kedua.
