Matematika Amal Di Bulan Ramadhan
Setiap ibadah dan amal shaleh umat Islam semuanya terukur secara matematis, seperti disebutkan dalam firman Allah (QS. 2:261), rumus satu amal ibadah digandakan Allah menjadi kelipatan 10, dan 10 ditambahkan menjadi 70, lalu 70 dikalikan 10, sehingga tatkala seorang melakukan 1 amal ibadah, dia memperoleh penghargaan (pahala) total 700 kali lipat. Betapa Allah maha kaya dan maha pemurah, Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, “ Dalam bulan biasa, pahala setiap kebajikan dilipat gandakan 10 kali lipat, namun dalam bulan Ramadhan pahala amalan wajib dilipat gandakan 70 kali lipat dan amalan yang sunah disamakan pahalanya dengan pahala amalan wajib di luar Ramadhan.” (HR Muslim). Janji Allah ini tentu adalah pasti kebenarannya, diatas perhitungan kita manusia di muka bumi ini, tidak mungkin kita ragukan dan disangsikan lagi tentunya. Semua perhitungan Allah tercatat dan terdata dengan baik dan sempurna, tidak berkurang sedikit pun.
Analogi sederhana berikut barangkali dapat membuat lebih mudah memahami kemurahan Allah dan kemuliaan bulan Ramadhan. Jika pahala itu diasumsikan dengan uang, jika di bulan bias kita beramal sebesar Rp 5.000, maka Allah akan membalas/mengganti dengan Rp 50.000, maka pada bulan Ramadhan, amal sebesar Rp 5.000 akan Allah balas dengan RP.350 000. Itu baru Rp 5.000 kita beramal, bagaimana jika kita beramal Rp 100.000 di bulan Ramadhan ini, maka kelak kita akan peroleh balasan/ganti sebesar Rp.7.000.000. Tentu saja bagi yang kelak ingin memperoleh pahala yang besar, misalnya sebesar Rp.1.000.000.000 (1 Milyar, maka dibulan Ramadhan ini cukup beramal sebesar kurang dari Rp 15 Jt. Bayangkan hanya bermodal Rp.15 juta kelak akan perolah uang sebesar yang dapat dibelikan mobil mewah sekelas Pajero sport baru sebanyak 3 unit. Akan tetapi hitung-hitungan matematis di atas hanya ilustrasi betapa mulianya amal di bulan Ramadhan dengan tujuan untuk memotivasi dan mendorong dalam meningkatkan amal dan kebajikan selama bulan Ramadhan ini. Jika setiap orang yakin dengan seyakin-yakinnya akan janji Allah ini, tentu mereka akan selalu mengisi setiap detik atau pun menit dalam bulan Ramadhan ini dengan amal kebajikan dan ibadah.
Sekali lagi, bahwa amal ibadah sunah yang dikerjakan di bulan Ramadhan akan diberi pahala senilai pahala ibadah wajib di luar bulan Ramadhan. Amal ibadah wajib yang dikerjakan pada bulan Ramadhan akan diberi pahala70 kali lipat. Ini dapat juga diasumsikan dengan logika hitungan matematika sederhana sbb ;seseorang yang mengerjakan ibadah wajib sholat ashar misalnya, satu kali di bulan Ramadhan, nilainya akan sama dengan sholat ashar selama 70 hari atau selama 2 bulan lebih 10 hari di luar bulan Ramadhan. Selanjutnya jika diasumsikan bahwa bulan ramaadhan itu genap selama 30 hari, dan selama 30 hari itu tidak ada sholat ashar yang tertinggal, berarti seseorang tsb telah melaksanakan 30 kali sholat ashar selama bulan Ramadhan. Tentu pahala yang diperolehnya akan sama dengan pahala mengerjakan sholat ashar sebanyak (30 x 70) = 2.100 kali sholat ashar di luar bulan Ramadhan atau sama dengan mengerjakan sholat ashar selama kurang lebih 70 bulan atau 5,7 tahun. Subhanallah.