Ma’had Al Jami’ah Sebagai Wadah Pembentukan Karakter Mahasiswa
Pengembangan minat dan bakat
Pengembangan minat dan bakat mahasantri, seperti pentas muhadharoh, mufrodat, olahraga dan seni (minggu kreatifitas) Bahkan mahasanrtri diberi ruang untuk mengikuti berbagai even pertandingan.
Sedangkan untuk memberikan penguatan terhadap kemampuan mahasantri dalam menguasai bahasa arab dan bahasa Inggiris, tuturnya IAIN Padangsidimpuan menjalin kerjasama dengan Indonesia Arabic Center (IAC) dan Indonesia Australia Langue Foundatiaon (IALF.
Mudir Mah’ad Al-Jami’ah IAIN Padangsidimpuan, Rizal Siregar MPd menegaskan dengan adanya Mahad Jamiyah, kualitas mahasantri dan lulusan IAIN Padangsidimpuan, jauh lebih baik Jika dibandingkan dengan sebelum adanya pesantren kampus tersebut.
Sebagai bukti, mahasantri IAIN Padangsidimpuan yang mendapat beasiswa kuliah di Lembaga Ilmu Pengetahuan Islam dan Arab (LIPIA) Arab Saudi di Jakarta dari tahun ketahun terus meningkat hingga mencapai belasan orang.
Begitu juga dengan perestasi mahasantri diberbagai even regional dan nasional, baik dalam bidang keilmuan maupun dalam bidang pengembangan bakat dan minat mahasantri cukup menggembirakan, dengan berabagi evaluasi program yang diberikan melihat kualitas mahasantri dan lulusan IAIN Padangsidimpuan setelah adanya Ma’had Jamiyah, minat generasi muda Islam untuk melanjutkan pendidikan ke IAIN Padangsidimpuan terus meningkat.