Kemampuan Literasi Sains: Salah Satu Faktor Penentu Indeks Pembangunan Manusia
Upaya Meningkatkan Literasi Sains
Berdasarkan potret kemampuan literasi sains yang dimiliki oleh siswa Indonesia, maka diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa tersebut. Adapun upaya-upaya yang dapat dilakukan antara lain sebagai berikut:
a. Memahami prinsip-prinsip dasar literasi sains yang meliputi kontekstual sesuai dengan kearifan local dan perkembangan zaman, pemenuhan kebutuhan sosial, budaya, dan kenegaraan, sesuai dengan standar mutu pembelajaran yang sudah selaras dengan pembelajaran abad 21, holistik dan terintegrasi dengan beragam literasi lainnya, serta menggunakan prinsip kolaboratif dan partisipatif (Kemendikbud, 2022)
b. Merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi proses pembelajaran yang relevan misalnya dengan menerapkan pendekatan saintifik : amati, tanya, coba, asosiasi, komunikasi serta melakukan evaluasi menggunakan penilaian otentik.
Penutup
Kemampuan literasi sains sangat penting dimiliki oleh siswa karena dapat menentukan Indeks Pembangunan Manusia Indonesia yang pada akhirnya akan menjadi tolak ukur kualitas SDM bangsa ini. Namun fakta saat ini, diperoleh bahwa potret kemampuan literasi sains siswa Indonesia masih rendah berdasarkan berbagai studi yang dilakukan oleh lembaga global yang kompeten.
Oleh karena, diperlukan berbagai upaya untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa Indonesia mulai dari tingkat pusat selaku pembuat kebijakan dalam bidang pendidikan hingga pendidik selaku ujung tombak dalam menentukan kualitas pendidikan dan peserta didik.
Referensi
- Kemendikbud. (2022). Pendekatan IPM dengan APK-APM Satuan Pendidikan SD/MI Sederajat Tahun 2021. Jakarta: PDTI Sekjen Kemendikbud
- Munger, F. (2009). Student Achievement on International Assesments: Perspectives on Indonesia Students Performance. Makalah Seminar Mutu Pendidikan Dasar dan Menengah Hasil Penelitian Puspendik. Jakarta: Depdiknas
- Rustaman, N.Y. (2006). Pencapaian Sains Peserta Didik Indonesia pada TIMSS. Seminar Hasil Studi Internasional Peserta Didik Indonesia. Jakarta: Depdiknas
- Toharudin & Hendrawati. (2011). Membangun Literasi Sains Peserta Didik. Bandung: Humaniora
- Wulandari & Sholihin. (2016). Analisis Kemampuan Literasi Sains pada Aspek Pengetahuan dan Kompetensi Sains Siswa SMP pada Materi Kalor. Jurnal Edusains, 8(1): 66-73.