Dr. Abdusima Nasution, M.A Paparkan Riset Integrasi Kurikulum Model Kekinian di Konferensi Internasional PAI
Bengkulu, 25/05/2024 – Konferensi Internasional Pertama tentang Pendidikan Agama Islam yang diselenggarakan oleh Assosiasi Perkumpulan Program Studi Pendidikan Agama Islam Indonesia (PPPAII) berlangsung dari tanggal 21 hingga 25 Mei 2024 di Hotel Mercure, Kota Bengkulu. Acara yang bertajuk “The 1ˢᵗ Annual International Conference on Islamic Religious Education (AICIRE) of PPPAII” dengan tema Harmonizing Tradition and Modernity: Advancing Islamic Religious Education in Contemporary Contexts. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh Ketua Program Studi PAI PTKIN/PTKIS se-Indonesia dari Aceh hingga Papua yang diikuti oleh lebih dari 100 partisipan.
Tuan Rumah Konferensi Internasional adalah UIN Fatmawati Sukarno (FAS) Bengkulu. Panitia kegiatan juga menghadirkan tokoh-tokoh penting dalam konferensi ini antara lain Prof. Dr. Eva Latipah, M.Si (Ketua PPPAII Pusat), Prof. Dr. KH. Zulkarnain, M.Pd, Rektor UIN Fatmawati Soekarno Bengkulu, Rohidin Mersyah, Gubernur Bengkulu, Prof. Dr. Noorhaidi, Ph.D. dari UIN Sunan Kalijaga, dan Prof. Dr. Abuddin Nata, MA. dari Syarif Hidayatullah Jakarta.
Tidak hanya itu, panitia juga menghadirkan narasumber dari luar negeri, Prof. Koen Veemans dari Finlandia dan Prof. Tasleem dari India, turut berpartisipasi secara virtual, memberikan kontribusi berharga dalam diskusi tentang pendidikan agama Islam.




Adapun yang mewakili Kampus UIN Syahada Padangsidimpuan adalah Dr. Abdusima Nasution, MA ketua Program Studi Pendidikan Agama Islam di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang menjadi peserta turut aktif dalam menyajikan presentase hasil penelitiannya mengenai “Integrasi Kurikulum Dalam Menghadapi Era Revolusi Industri 4.0 Di Madrasah Ibtidaiyah Terpadu Mutiara Kids Kota Padangsidimpuan“. Dalam presentasinya, Dr. Nasution memaparkan tentang pentingnya menggabungkan teknologi pembelajaran model yang terkini dengan mempertahankan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi pendidikan Islam. Hal ini menurut beliau dianggap krusial untuk mencegah kemerosotan iman dan akhlak di kalangan peserta didik.
Secara terpisah, Dr. Lelya Hilda, M.Si, Dekan FTIK UIN Syahada Padangsidimpuan, memberikan tanggapan positif terhadap konferensi tersebut. Beliau menyambut baik dan berharap agar peran aktif ketua Program Studi PAI UIN Syahada Padangsidimpuan di kancah nasional dan internasional agar tetap eksis. “Terutama dalam kaitannya dengan pengembangan program studi Pendidikan Agama Islam di kancah Nasional dan juga Internasional. Kegiatan Konfrensi Internasional ini dapat diharapkan dapat mendongkrak kualitas pendidikan agama Islam di UIN Syahada Padangsidimpuan nantinya, Ujar Dekan.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Program Studi PAI, Dr. Abdusima Nasution menyatakan bahwa Konferensi ini dianggap sebagai langkah awal yang penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan agama Islam di Indonesia. “Dengan kerjasama antara berbagai pihak terkait, diharapkan akan tercipta inovasi dan terobosan baru dalam menjawab tantangan pendidikan di era revolusi industri 4.0. Ini adalah cara kami untuk berkembang dan menunjukkan komitmen UIN Syahada Padangsidimpuan dalam pengembangan pendidikan agama Islam, tetapi juga memperlihatkan potensi intelektual yang dimilikinya”. Terangnya.
Dr. Abdusima Nasution sendiri menyatakan rasa syukurnya atas kesempatan tersebut, sambil menekankan pentingnya kolaborasi antara lembaga pendidikan agama Islam dalam menghadapi tantangan zaman. Diharapkan, paparan-paparan seperti ini akan memberikan dorongan positif bagi perkembangan pendidikan agama Islam di Indonesia.