Rapat Kerja Pembahasan Rencana dan Anggaran UIN Syahada Tahun 2027 Resmi Dibuka, Rektor Dorong Perencanaan Efektif dan Inovatif

Padangsidimpuan, 14 September 2026 – Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan secara resmi menggelar Rapat Kerja Pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran Tahun 2027. Kegiatan yang menjadi bagian penting dalam proses perencanaan dan pengembangan institusi tersebut dibuka secara langsung oleh Rektor UIN Syahada, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., bertempat di Aula Perpustakaan UIN Syahada, Senin (14/9/2026).

Rapat kerja ini menjadi momentum strategis bagi seluruh unsur pimpinan, fakultas, pascasarjana, unit, dan lembaga di lingkungan UIN Syahada untuk menyusun rencana kegiatan dan anggaran yang lebih terarah, terukur, serta selaras dengan kebutuhan pengembangan institusi. Melalui forum ini, setiap unit diharapkan mampu merumuskan program prioritas yang tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan, kinerja kelembagaan, dan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika. Mengusung tema “Mewujudkan Perencanaan Kegiatan dan Anggaran yang Efektif, Efisien, Akuntabel Berbasis Peningkatan Mutu dan Kinerja Layanan,” kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 September 2026

Efisiensi Anggaran dan Penguatan Partisipasi Unit Kerja

Mengawali rangkaian kegiatan, Ketua Panitia, Buyung Saroha, S.H.I., M.Pd., menyampaikan laporan pelaksanaan rapat kerja. Dalam laporannya, ia menjelaskan bahwa kegiatan pembahasan rencana kerja dan anggaran tahun 2027 sengaja dilaksanakan di lingkungan kampus sebagai bagian dari upaya efisiensi anggaran.

“Pelaksanaan kegiatan ini di kampus merupakan salah satu langkah yang ditempuh dalam rangka efisiensi anggaran, sekaligus memaksimalkan pemanfaatan fasilitas yang tersedia di lingkungan UIN Syahada,” ujar Buyung dalam laporannya.

Ia menambahkan, peserta rapat kerja terdiri atas unsur pimpinan serta sejumlah pegawai dari fakultas, pascasarjana, unit, dan lembaga di lingkungan UIN Syahada. Para peserta merupakan perwakilan yang direkomendasikan oleh pimpinan unit kerja masing-masing.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan partisipasi dalam merumuskan rencana kegiatan serta anggaran yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing unit. Dengan demikian, setiap program yang disusun dapat memiliki arah yang jelas, indikator keberhasilan yang terukur, serta keterkaitan yang kuat dengan visi dan misi UIN Syahada. Selain pembahasan rencana kerja dan anggaran, kegiatan ini juga menghadirkan narasumber dari internal kampus yang melibatkan unsur pimpinan. Kehadiran para narasumber diharapkan dapat memberikan penguatan, arahan, dan pemahaman kepada peserta dalam menyusun perencanaan program yang efektif, efisien, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan mutu dan kinerja layanan.

Rektor: Perencanaan Harus Disertai Improvisasi dan Inovasi

Dalam arahannya saat membuka kegiatan, Rektor UIN Syahada, Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag., menegaskan bahwa pembahasan rencana kerja dan anggaran merupakan bagian integral dari pola manajemen organisasi. Menurutnya, keberhasilan sebuah lembaga tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menyusun anggaran, tetapi juga oleh kualitas perencanaan, pelaksanaan, pengorganisasian, dan evaluasi terhadap setiap program yang telah ditetapkan.

Rektor menjelaskan bahwa dalam manajemen organisasi terdapat rangkaian fungsi yang harus dijalankan secara sistematis, mulai dari merencanakan program, mengorganisasi sumber daya, melaksanakan kegiatan yang telah direncanakan, hingga melakukan evaluasi sebagai fungsi pengendalian.

“Kegiatan pembahasan rencana kerja yang kita laksanakan pada hari ini merupakan perwujudan dari pola kerja manajemen organisasi. Di dalamnya terdapat rangkaian kegiatan, mulai dari merencanakan program instansi atau lembaga, mengorganisasi, melaksanakan apa yang sudah direncanakan, dan melakukan evaluasi sebagai fungsi kontrol,” ujar Rektor. Ia menekankan bahwa seluruh unsur pimpinan dan pengelola unit kerja perlu memahami bahwa perencanaan anggaran tidak boleh dipandang sebatas proses administratif atau rutinitas tahunan. Lebih dari itu, penyusunan rencana kerja dan anggaran harus menjadi instrumen untuk menjawab kebutuhan nyata lembaga serta mendorong peningkatan kualitas kinerja

Tidak Sekadar Berpikir Budgeting

Lebih lanjut, Rektor mengingatkan agar peserta rapat kerja tidak hanya berorientasi pada pola budgeting, yakni sekadar merencanakan anggaran untuk membiayai kegiatan. Menurutnya, setiap unit kerja harus mampu mengembangkan pola pikir yang lebih luas dengan mengidentifikasi kebutuhan prioritas dan merancang berbagai terobosan yang dapat mendukung kemajuan institusi.

“Hal yang paling penting dari kegiatan ini adalah bagaimana kita tidak hanya berpikir tentang budgeting, yaitu merencanakan anggaran, tetapi juga mampu melakukan improvisasi terhadap rencana kerja ke depan. Kita harus mampu melihat apa yang paling dibutuhkan oleh lembaga,” tegasnya.

Menurut Rektor, perencanaan yang baik harus dibangun berdasarkan kebutuhan dan tantangan yang dihadapi masing-masing fakultas, unit, dan lembaga. Oleh karena itu, setiap peserta diharapkan dapat menyampaikan gagasan yang inovatif, realistis, dan relevan dengan perkembangan zaman.

Ia juga mengajak seluruh unsur pimpinan dan pegawai untuk membangun pola pikir yang berorientasi pada kontribusi. Setiap individu di lingkungan kampus, katanya, harus memiliki kesadaran bahwa kemajuan lembaga merupakan tanggung jawab bersama. “Mindset atau pola pikir yang harus kita bangun dalam memajukan unit maupun lembaga adalah bagaimana kita dapat memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga. Kita harus memiliki sense of belonging, rasa memiliki terhadap institusi, sehingga karya yang kita hasilkan dapat menjadi legacy bagi generasi yang akan datang,” ungkapnya

Menyatukan Langkah untuk Kemajuan UIN Syahada

Rapat kerja pembahasan rencana kerja dan anggaran tahun 2027 ini diharapkan menjadi ruang strategis untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, dan membangun komitmen bersama seluruh unsur di lingkungan UIN Syahada. Melalui pembahasan yang terarah dan partisipatif, setiap unit diharapkan dapat menghasilkan rencana kegiatan yang realistis, terukur, dan berorientasi pada pencapaian target institusi.

Kegiatan ini juga menjadi kesempatan bagi para pimpinan dan perwakilan unit kerja untuk mengevaluasi pelaksanaan program sebelumnya, mengidentifikasi berbagai kendala, serta merumuskan langkah perbaikan yang diperlukan. Dengan demikian, penyusunan rencana kerja dan anggaran tahun 2027 tidak hanya menjadi agenda rutin, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memperkuat tata kelola kampus UIN Syahada.

Menutup arahannya, Rektor UIN Syahada berharap agar seluruh rangkaian kegiatan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kampus dan peningkatan kualitas pelayanan kepada sivitas akademika.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat bagi seluruh sivitas akademika UIN Syahada dan menjadi langkah penting dalam mewujudkan perencanaan kegiatan serta anggaran yang lebih efektif, efisien, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu serta kinerja layanan,” pungkasnya.

Rapat kerja yang berlangsung hingga 18 September 2026 tersebut diharapkan menghasilkan rumusan rencana kegiatan dan anggaran tahun 2027 yang mampu memperkuat pelaksanaan tugas dan fungsi setiap unit kerja, sekaligus mendukung terwujudnya UIN Syahada sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang unggul, inovatif, dan berdaya saing.(mr)