Dari Ma’had untuk Bumi, 74 Pohon Ditumbuhkan Mahasantri UIN Syahada dalam Semangat Green Campus
Padangsidimpuan, 20/06/2026 — Menanam kebaikan hari ini untuk kehidupan generasi mendatang. Semangat tersebut diwujudkan oleh Mahasantri dan Mahasantriah Ma’had Al-Jami’ah Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN Syahada) Padangsidimpuan melalui kegiatan Gerakan Penanaman Pohon Mahasantri/ah Ma’had Al-Jami’ah dengan menanam sebanyak 74 pohon di lingkungan kampus.
Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi paradigma teoantropoekosentris yang mengintegrasikan nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Gerakan tersebut juga sejalan dengan penguatan ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia serta mendukung program Green Campus sebagai bentuk komitmen perguruan tinggi dalam menjaga kelestarian alam.
Mudiroh Ma’had Al-Jami’ah Ustadzah Sylvia Kurnia Ritonga, M.Sy menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan inisiatif bersama warga Ma’had, khususnya Mahasantri/ah angkatan 2025/2026. Pohon yang ditanam berasal dari hasil partisipasi swadaya para mahasantri/ah yang secara mandiri membeli, membawa, hingga melakukan penanaman.
“Gerakan ini bukan hanya sekadar menanam pohon, tetapi menjadi pembelajaran bagi seluruh mahasantri/ah tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam sebagai bagian dari tanggung jawab manusia sebagai khalifah di muka bumi,” ungkapnya.
Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan Prof. Dr. H. Sumper Mulia Harahap, M.Ag dalam sambutannya mengapresiasi langkah positif yang dilakukan oleh warga Ma’had Al-Jami’ah. Ia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum berharga, terlebih para mahasantri/ah akan segera menyelesaikan masa pembinaan di Ma’had Al-Jami’ah dalam beberapa hari ke depan.


“Spirit dari menanam pohon ini adalah bagaimana kita belajar menjaga kelestarian alam. Kita melihat berbagai fenomena kerusakan lingkungan yang terjadi di berbagai daerah akibat ulah manusia. Maka, kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari langkah kecil yang nyata,” ujar Rektor.
Menurutnya, penguatan ekoteologi mengajarkan bahwa lingkungan bukan hanya sebagai objek pemanfaatan, tetapi merupakan bagian dari manifestasi kebesaran Allah SWT yang harus dijaga dan dirawat.
“Pohon yang kita tanam hari ini adalah investasi kebaikan. Empat atau lima tahun ke depan, insya Allah hasilnya akan kita nikmati bersama, menjadi manfaat bagi warga kampus dan generasi berikutnya. Bahkan bisa menjadi bentuk wakaf kehidupan yang terus memberikan manfaat,” tambahnya.
Rektor juga mengingatkan bahwa hubungan manusia dengan alam harus dibangun secara harmonis. Manusia membutuhkan pohon untuk berbagai manfaat kehidupan, sementara pohon juga membutuhkan manusia dalam bentuk perlindungan dan perawatan agar dapat tumbuh subur serta memberikan manfaat yang lebih luas.
“Sedikit apa pun yang kita sumbangkan untuk kebaikan lingkungan, pasti akan memberikan dampak manfaat. Karena itu, seluruh warga Ma’had harus terus bersinergi dan berkolaborasi dalam menjaga program ini agar keberlangsungannya dapat dirasakan bersama,” tegasnya.
Ia turut menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kegiatan tersebut, khususnya Mudiroh, Muwajjih/Muwajjihah, Musyrif/Musyrifah, serta seluruh Mahasantri/Mahasantriah Ma’had Al-Jami’ah yang telah menunjukkan kepedulian dan partisipasi nyata terhadap lingkungan.
Gerakan Penanaman Pohon Mahasantri/ah ini menjadi kegiatan perdana yang dilaksanakan oleh Mahasantri/ah Ma’had Al-Jami’ah angkatan 2025/2026. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembukaan secara simbolis melalui pembacaan Basmalah oleh Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, dilanjutkan dengan prosesi penanaman pohon sebagai tanda dimulainya gerakan penghijauan di lingkungan Ma’had Al-Jami’ah.
Melalui gerakan ini, Ma’had Al-Jami’ah UIN Syahada Padangsidimpuan meneguhkan komitmennya untuk menghadirkan kampus yang ramah lingkungan, berkelanjutan, serta menanamkan nilai kepedulian ekologis kepada generasi mahasiswa.






