UIN Syahada Teguhkan Komitmen Kebangsaan pada Upacara Hari Lahir Pancasila 2026
Padangsidimpuan, 01 Juni 2026 — Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan yang diwakili oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan, Prof. Dr. H. Arbanur Rasyid, M.A., menghadiri Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila yang digelar di Stadion H.M. Nurdin, Senin (01/06/2026).
Upacara yang berlangsung dengan khidmat diikuti oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran TNI-Polri, aparatur sipil negara, pelajar, mahasiswa, serta berbagai elemen masyarakat Kota Padangsidimpuan. Kegiatan ini dipimpin oleh Komandan Kodim 0212/Tapanuli Selatan yang bertindak sebagai komandan upacara.

Peringatan Hari Lahir Pancasila menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam menjaga persatuan, memperkokoh nilai-nilai kebangsaan, serta mengimplementasikan Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Usai mengikuti upacara, Prof. Arbanur Rasyid menyampaikan bahwa civitas akademika UIN Syahada Padangsidimpuan memiliki tanggung jawab strategis dalam menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai Pancasila di lingkungan pendidikan tinggi.
“Pancasila bukan hanya dasar negara, tetapi juga pedoman moral dan etika dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, UIN Syahada terus berkomitmen melahirkan generasi yang moderat, berintegritas, dan memiliki semangat kebangsaan yang kuat,” ujarnya.
Menurutnya, peringatan Hari Lahir Pancasila harus menjadi refleksi bersama agar nilai-nilai luhur yang terkandung dalam Pancasila dapat terus diaktualisasikan dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, termasuk di era transformasi digital dan globalisasi.
Kehadiran UIN Syahada Padangsidimpuan dalam upacara tersebut merupakan bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam memperkuat ideologi Pancasila sebagai fondasi utama kehidupan berbangsa dan bernegara, sekaligus mempererat sinergi antara perguruan tinggi dengan pemerintah daerah, TNI, Polri, dan seluruh komponen masyarakat di Kota Padangsidimpuan.





