Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-53 dan Pascasarjana ke-26 UIN Syahada Padangsidimpuan: Dari Kampus untuk Negeri

Padangsidimpuan, 24/01/2026 — Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana ke-53 dan Pascasarjana ke-26 Tahun 2026, Sabtu (24/1/2026). Wisuda yang berlangsung khidmat ini mengusung tema “Dari Kampus untuk Negeri: Lulusan Berdampak bagi Peradaban Umat.”

Sidang senat terbuka tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Padangsidimpuan H. Harry Pahlevi Harahap, mantan Bupati Tapanuli Selatan Sahrul Martua Pasaribu, S.H., Ketua dan Anggota Senat UIN Syahada, unsur pimpinan dan civitas akademika, pimpinan perbankan mitra (BNI, BSI, dan Bank Sumut Syariah), para kepala sekolah dan pemangku kepentingan, Dharma Wanita Persatuan, Ikatan Keluarga Alumni, serta orang tua dan keluarga wisudawan dan wisudawati.

Rangkaian acara diawali dengan sambutan Rektor UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan, Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag., sebagai sambutan pembuka. Dalam arahannya, Rektor menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses pembelajaran, melainkan awal pengabdian nyata lulusan di tengah masyarakat.
Wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal dari pengabdian yang sesungguhnya. Ilmu yang Saudara peroleh di kampus harus menjelma menjadi amal, kontribusi nyata, dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat,” tegas Rektor.

Setelah sambutan Rektor, acara dilanjutkan dengan sambutan Wakil Wali Kota Padangsidimpuan H. Harry Pahlevi Harahap yang menyampaikan apresiasi kepada UIN Syahada atas kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berkarakter, serta menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam pembangunan daerah.

Selanjutnya, mantan Bupati Tapanuli Selatan, Sahrul Martua Pasaribu, S.H., turut menyampaikan sambutan. Dalam pesannya, ia menekankan peran strategis lulusan perguruan tinggi keagamaan Islam dalam menjaga nilai moral, etika, dan integritas di tengah dinamika pembangunan. Ia juga mengajak para wisudawan untuk tidak hanya berorientasi pada capaian pribadi, tetapi turut hadir memberi solusi atas persoalan sosial kemasyarakatan, khususnya di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.

Pada wisuda kali ini, UIN Syahada Padangsidimpuan meluluskan sebanyak 500 orang wisudawan, dengan rincian 478 lulusan program Sarjana (S1) dan 22 lulusan program Pascasarjana (S2). Lulusan S1 berasal dari Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan sebanyak 224 orang, Fakultas Syariah dan Ilmu Hukum 42 orang, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi 31 orang, serta Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam 181 orang.

Rektor menegaskan bahwa tema wisuda merupakan komitmen moral dan intelektual kampus dalam menyiapkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak nyata bagi bangsa dan peradaban umat.
Tema ini bukan sekadar rangkaian kata, melainkan komitmen bahwa lulusan UIN Syahada tidak hanya dipersiapkan untuk menyandang gelar akademik, tetapi juga mengemban peran strategis dalam membangun bangsa dan peradaban umat,” ujarnya.

Ia juga berpesan agar para lulusan menjadi pribadi yang cerdas secara intelektual, matang secara spiritual, dan kuat secara moral, serta memiliki kepekaan sosial dan empati terhadap persoalan masyarakat, termasuk dalam merespons bencana dan problem kemanusiaan.

Menutup sambutannya, Rektor mengajak seluruh lulusan untuk senantiasa menjaga nama baik almamater dan hadir sebagai agen perubahan di mana pun berada.
Kampus ini adalah tempat anak-anak kita ditempa, tetapi negeri dan umatlah yang akan menjadi ruang pengabdian mereka. Bangun peradaban umat melalui karya, inovasi, dan keteladanan,” pungkasnya.

Sidang Senat Terbuka Wisuda ke-53 dan Pascasarjana ke-26 ini menjadi momentum penting bagi UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan untuk kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak lulusan unggul, berintegritas, dan berdampak bagi negeri serta peradaban umat.