Langkah Awal Pengabdian: UIN Syahada Padangsidimpuan Serahkan SK kepada 27 CPNS Baru
Padangsidimpuan 05/06/2025 — Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (Syahada) Padangsidimpuan menyerahkan Surat Keputusan (SK) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kepada 27 CPNS formasi tahun 2024, Kamis (5/6/2025). Terdiri dari 17 orang formasi dosen dan 10 orang formasi tenaga kependidikan, penyerahan SK berlangsung secara daring terpusat dari Kementerian Agama RI, dan diselenggarakan serentak di seluruh unit kerja Kementerian Agama RI termasuk UIN Syahada Padangsidimpuan.
Acara penyerahan SK CPNS di UIN Syahada dilaksanakan di Aula Biro Rektorat Lantai II, dihadiri oleh Rektor Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag., Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Lembaga Prof. Dr. Erawadi, M.Ag., Wakil Rektor Bidang AUPK Dr. Anhar, M.A., dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama Dr. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag. Hadir pula Kepala Bagian Umum eselon III, H. Ratonggi, M.A., para Kabag Fakultas, serta Kepala Unit TIPD, Candra Adi Putra, S.Kom. Kesuksesan kegiatan penyerahan SK CPNS di UIN Syahada Padangsidimpuan merupakan sinergi tim Humas dan tim SDM yang mempersiapkan dan proses kegiatan secara hybrid hingga publikasi kegiatan sesuai dengan arahan dari panitia pusat di Kementerian Agama.





















Dalam sambutannya, Rektor UIN Syahada, Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag., menyampaikan ucapan selamat dan pesan penuh makna kepada para CPNS:
“Atas nama seluruh pimpinan dan sivitas akademika UIN Syahada Padangsidimpuan, saya mengucapkan selamat kepada saudara-saudara sekalian yang hari ini menerima SK CPNS. Ini bukan hanya seremonial, tapi langkah awal pengabdian kepada negara. Syukurilah amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Jadilah ASN yang tidak hanya bekerja dengan otak, tetapi juga dengan hati. Junjung tinggi integritas, kedisiplinan, dan profesionalisme. Tumbuhlah bersama UIN Syahada sebagai pelayan umat yang berilmu dan bermartabat.”
Senada dengan itu, Wakil Rektor Bidang AUPK, Dr. Anhar, M.A., menegaskan pentingnya menjaga integritas dan etika kerja:
“Integritas adalah modal utama ASN. Saya berpesan kepada seluruh CPNS agar bekerja dengan baik, menjunjung nilai-nilai kejujuran dan loyalitas, serta menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. Tugas kita adalah melayani umat, dan itu harus dimulai sejak hari pertama menerima amanah.”
Dengan penyerahan SK ini, diharapkan 27 CPNS UIN Syahada Padangsidimpuan dapat segera menyesuaikan diri, menunjukkan semangat baru, dan memperkuat komitmen dalam mendukung visi misi perguruan tinggi ke depan.




Sementara itu, dari Jakarta, sebagaimana dilansir dari kemenag.go.id, bahwa Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Jenderal, Suyitno menyampaikan 17.221 Surat Keputusan Calon Pegawai Negeri Sipil (SK CPNS) Formasi Tahun 2024 Kementerian Agama, di Kantor Kementerian Agama, Jalan MH Thamrin No. 6, Jakarta, Kamis (5/6/2025). CPNS tersebut berasal dari satuan kerja Kemenag seluruh Indonesia baik pusat maupun daerah.
Seluruh CPNS yang menerima SK telah melaksanakan penguatan ekoteologi yang digagas Menteri Agama Nasaruddin Umar sejumlah 17.221 bibit pohon. Hal ini merupakan komitmen bersama ASN Kementerian Agama dalam upaya melestarikan alam sebagai bentuk implementasi cinta akan lingkungannya.
Penyampaian SK yang dihadiri oleh pejabat eselon I dan II unit pusat serta para tamu undangan para ini, berlangsung secara hybrid. Penyelenggaraan secara luring dilakukan di Auditorium H.M.Rasjidi Kementerian Agama Thamrin Jakarta dan secara daring di 138 titik lokasi satuan kerja yang tersebar di seluruh Indonesia. Dalam sambutannya, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Jenderal (Sekjen), Suyitno mengucapkan selamat kepada seluruh CPNS yang telah menerima SK.
“Tidak banyak Kementerian yang mendapatkan kuota sampai ribuan. Apalagi sampai 17.221. Yang lainnya 7 ribuan paling banyak. Ini juga kita syukuri bahwa kebijakan Pak Presiden dan juga Pak Menteri adalah kebijakan yang sungguh melegakan khususnya keluarga besar Kementerian Agama.”ungkap Plh Sekjen Suyitno.
“Selanjutnya program tanam pohon dengan ekologi menjadi ciri Kementerian Agama yang akan berdampak bukan cuma dalam konteks Kementerian Agama, tapi insyaallah dari Kementerian Agama untuk dunia, bukan hanya untuk Indonesia,“ sambungnya.
“Pesan dari saya belajarlah dari awal yang disiplin, menjaga integritas dan yang penting juga profesionalitas. Mudah-mudahan SK Anda menjadi barokah, maslahah sekaligus berfaedah khususnya bagi Anda, Keluarga dan bangsa,” ujar Suyitno.
Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Wawan Djunaedi menyampaikan, “Formasi ini adalah yang terbesar sepanjang sejarah yang diterima oleh Kementerian Agama. 17.221 SK CPNS kita serahkan. Dan dari total 17.221 tersebut, Alhamdulillah afirmasi dari Bapak Presiden dan juga dari Bapak Menteri Agama, baru tahun ini ada formasi yang dilamar oleh Ma’had Aly dan lulus sebanyak 97 orang lulusan Ma’had Aly. Ini adalah kali pertama dalam sejarah Pengadaan CPNS Kementerian Agama. Artinya Pemerintah Indonesia sudah memberikan kesetaraan tanpa diskriminasi terhadap pendidikan formal dan non-formal kita”
“Di antara 17.221 CPNS ini, berasal dari jenis formasi Umum, Lulusan Terbaik, Disabilitas, Putra-Putri Kalimantan, Putra-Putri Papua. Nanti menerima gajinya masih 80 persen. Kalau dikiaskan pada gaji, kalau Anda menerimanya 80 persen berarti ada kemungkinan 20 persen tidak jadi PNS kalau dikiaskan dengan gaji,” Sambungnya.
“Apa hal-hal yang bisa membuat Anda tidak mulus menjadi PNS satu tahun ke depan? Di antaranya adalah nanti Anda harus lulus latsar, tidak lulus tes kesehatan, dan bisa juga dari kinerjanya. Yang pertama adalah hasil kerja, hasil kerjanya kita lihat ini nanti selama setahun, astes, satset apa enggak. Bukan hanya hasil kerja, di dalam kinerja yang diukur adalah perilaku kerja, ini yang paling penting. Mudah-mudahan seluruh CPNS ini semuanya utuh di Mei 2026 bisa dilantik semuanya menjadi PNS”, jelas Wawan.