Etnomatematika di Bidang Pendidikan

Etnomatematika biasa dikenal dengan pembelajaran matematika yang mengaitkan unsur-unsur budaya dalam menanamkan konsep-konsep matematika. Pada dasarnya matematika merupakan ilmu yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari. Budaya berkaitan dengan kehidupan sehari-hari yang secara langsung dapat menanamkan konsep matematika kepada peserta didik dan mengantarkan pembelajaran matematika suatu pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan.
Nur Fauziah Siregar, M.Pd
Dosen Pendidikan Matematika
Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan
Matematika merupakan subjek penting di dalam pendidikan, dilihat dari segi peran matematika dalam kehidupan sehari-hari dan juga koneksi matematika dalam bidang ilmu lainnya yang menjadikan matematika sebagai ratunya ilmu. Matematika merupakan mata pelajaran yang wajib dipelajari oleh semua peserta didik dari jenjang SD sampai dengan SMA, tidak hanya itu ditingkat perguruan tinggi juga diperkenalkan bagian dari matematika. Pada kenyataanya peserta didik ada yang mengeluh dan merasa sulit untuk mempelajari matematika. Banyak faktor yang menyebabkan peserta didik merasa tidak senang akan belajar matematika dan merasa kesulitan dalam belajar matematika. Salah satu penyebabnya bisa dilihat dari segi menyampaikan materi matematika dengan metode pembelajaran yang belum sesuai dengan materi yang abstrak dan jarang mengajak peserta didik untuk belajar dengan memanfaatkan lingkungan sehingga belum merasakan kebermanfaatan belajar matematika dalam kehidupan sehari-hari.
Matematika adalah bagian dari kebudayaan dan bagian dari kehidupan sehari-harinya (Murtiyasa, 2010).Terkait dalam kehidupan sehari-hari matematika dan budaya merupakan dua hal yang berperan penting pada peserta didik dalam belajar yang dapat membentuk karakter. Keduanya saling berkaitan dalam aspek pengetahuan. Dalam budaya dapat ditemukan konsep matematika yang dapat menjelaskan bahwa matematika dan budaya saling berkaitan yang melahirkan ilmu pengetahuan.