Bank Indonesia Perkuat Kompetensi Mahasiswa GenBI UIN Syahada melalui Capacity Building Program Kebanksentralan
PADANGSIDIMPUAN – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Sibolga terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang unggul melalui penyelenggaraan Capacity Building Program Pendidikan Kebanksentralan bagi mahasiswa penerima Beasiswa Bank Indonesia (GenBI) Tahun 2026. Sebanyak 55 mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan mengikuti kegiatan yang berlangsung di Hotel Labersa, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, pada 2–4 Agustus 2026.

Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta penguatan karakter mahasiswa Generasi Baru Indonesia (GenBI) sebagai mitra strategis Bank Indonesia dalam menyebarluaskan pemahaman mengenai kebanksentralan kepada masyarakat sekaligus mempersiapkan mereka menjadi pemimpin masa depan.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Patria beserta jajaran, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag., para Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama dari seluruh fakultas, yakni Dr. Icol Dianto, M.Kom.I. (FDIK), Dr. Muhlison, M.Ag. (FTIK), Dr. Mardona, M.H. (FASIH), dan Dr. Purnama Hidayah Harahap (FEBI), Kaprodi Perbankan Syariah Ferri Alfadri, M.E., serta staf Biro Umum dan Akademik Ridno Gunawan.
Dalam sambutannya, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga Riza Patria mengucapkan selamat kepada seluruh mahasiswa yang telah berhasil menjadi penerima Beasiswa Kebanksentralan Bank Indonesia Tahun 2026. Ia menegaskan bahwa persaingan untuk memperoleh beasiswa tersebut akan semakin ketat pada masa mendatang sehingga mahasiswa dituntut terus meningkatkan kompetensi.
“Beasiswa Kebanksentralan ke depannya akan semakin kompetitif. Karena itu, persiapkan hard skill dan soft skill dengan sebaik-baiknya agar memiliki nilai lebih dibandingkan para calon penerima lainnya,” ujar Riza Patria.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa GenBI merupakan representasi sekaligus perpanjangan tangan Bank Indonesia dalam memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai tugas dan fungsi bank sentral. Oleh karena itu, para penerima beasiswa diharapkan mampu memberikan informasi yang benar serta menangkal berbagai informasi yang keliru maupun hoaks mengenai Bank Indonesia.
“Saudara-saudara saat ini telah menjadi bagian dari keluarga besar Bank Indonesia. Ketika muncul informasi yang tidak benar mengenai bank sentral, GenBI diharapkan mampu memberikan pemahaman yang tepat kepada masyarakat,” katanya.
Menurutnya, kegiatan Capacity Building menjadi salah satu bentuk investasi Bank Indonesia dalam membangun kualitas sumber daya manusia, khususnya melalui penguatan kemampuan kepemimpinan, komunikasi, kolaborasi, serta karakter yang akan menjadi bekal menghadapi tantangan masa depan.
“Kalian adalah calon pemimpin di masa depan. Karena itu, persiapkan diri dengan kemampuan dan karakter yang kuat agar mampu memimpin serta memenangkan persaingan di era global,” tambahnya.



Riza Patria juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa agar tidak menjadikan letak geografis sebagai hambatan untuk meraih prestasi. Menurutnya, meskipun UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan berada jauh dari pusat ibu kota provinsi, perkembangan teknologi informasi telah membuka akses belajar yang luas bagi seluruh mahasiswa.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama UIN Syahada Padangsidimpuan Dr. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Sibolga atas kepercayaan yang terus diberikan kepada UIN Syahada sebagai mitra dalam penyelenggaraan Program Beasiswa Kebanksentralan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Bank Indonesia Perwakilan Sibolga yang terus mempercayai UIN Syahada sebagai mitra strategis dalam pelaksanaan Program Beasiswa Kebanksentralan. Saat ini UIN Syahada telah memperoleh Akreditasi Unggul, dan salah satu indikator penting dalam penilaian akreditasi adalah layanan beasiswa bagi mahasiswa, termasuk Beasiswa Kebanksentralan Bank Indonesia,” ungkapnya.
Ia berharap seluruh mahasiswa GenBI terus mengembangkan kompetensi akademik maupun nonakademik, meningkatkan kemampuan kepemimpinan, serta menjaga nama baik almamater dan Bank Indonesia sebagai institusi yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka.
Setelah sesi pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan berbagai materi pengembangan kapasitas. Narasumber pertama, Dr. Femmi I. Dalimunthe dari Politeknik Pariwisata Medan, membawakan materi bertajuk Speak with Heart, Lead with Words yang berfokus pada penguatan komunikasi efektif dan kepemimpinan. Selanjutnya, Tim Journey Jakarta yang terdiri atas Larasita dan Oktavia memberikan materi mengenai kepemimpinan, kolaborasi, serta pengembangan kerja sama tim melalui metode pembelajaran yang interaktif dan melibatkan seluruh peserta.
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang dikemas secara edukatif dan menyenangkan. Hari pertama diisi dengan perjalanan menuju lokasi, registrasi, pembukaan, serta pengarahan mengenai pelaksanaan Capacity Building GenBI 2026. Hari kedua difokuskan pada penyampaian materi, diskusi kelompok, berbagai aktivitas pengembangan kapasitas, hingga malam keakraban dan penampilan kelompok untuk mempererat solidaritas antaranggota GenBI.
Pada hari terakhir, peserta mengikuti sesi Leaders Insight bersama Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sibolga yang memberikan berbagai wawasan kepemimpinan, motivasi, serta pesan-pesan inspiratif sebelum seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing.
Melalui kegiatan ini, Bank Indonesia berharap mahasiswa penerima Beasiswa Kebanksentralan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kepemimpinan, kemampuan komunikasi, serta semangat kolaborasi yang kuat sehingga mampu menjadi agen perubahan dan duta Bank Indonesia dalam membangun literasi kebanksentralan di tengah masyarakat.