ASN UIN Syahada Didorong Wujudkan Pelayanan Humanis Melalui Budaya Ramah

Padangsidimpuan 27 Juli 2026 -– Aparatur Sipil Negara Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan mengikuti kegiatan apel pagi yang berlangsung di halaman rektorat, Senin pagi (27/7). Kegiatan yang diikuti oleh pimpinan, dosen, dan tenaga kependidikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kedisiplinan, semangat kerja, serta komitmen dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Bertindak sebagai pembina apel, Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerja Sama Dr. Ikhwanuddin Harahap, M.Ag menyampaikan amanat mengenai pentingnya membangun sikap ramah dalam memberikan pelayanan publik. Menurutnya, keramahan bukan sekadar etika dalam berinteraksi, tetapi merupakan bagian penting dari profesionalisme ASN dalam menghadirkan pelayanan yang berkualitas.

Dalam amanatnya, ia menegaskan bahwa seluruh sivitas akademika, khususnya ASN UIN Syahada, harus terus membiasakan budaya melayani dengan senyum, sapa, dan sikap yang santun kepada setiap mahasiswa, orang tua, tamu, maupun masyarakat yang datang memperoleh layanan di lingkungan kampus.

“Pelayanan yang baik bukan hanya diukur dari cepatnya proses administrasi, tetapi juga dari bagaimana masyarakat merasakan kenyamanan, penghargaan, dan kepedulian selama menerima layanan. Keramahan menjadi pintu masuk terciptanya pelayanan publik yang humanis, prima, dan bermartabat,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pelayanan yang humanis akan membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi. Sementara itu, pelayanan yang prima mencerminkan profesionalisme dalam menjalankan tugas, dan pelayanan yang bermartabat menunjukkan penghormatan terhadap setiap individu tanpa membedakan latar belakang maupun kepentingannya.

Lebih lanjut, Wakil Rektor mengajak seluruh ASN menjadikan nilai-nilai Islam sebagai landasan dalam memberikan pelayanan. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah Muhammad SAW merupakan teladan terbaik dalam menunjukkan akhlak yang mulia, termasuk sikap ramah kepada siapa pun.

Menurutnya, sejarah mencatat bahwa dakwah Islam dapat diterima oleh berbagai kalangan bukan hanya karena substansi ajarannya, tetapi juga karena keteladanan Rasulullah SAW yang selalu memperlakukan setiap orang dengan kelembutan, kasih sayang, kesabaran, dan penghormatan. Sikap tersebut menjadi inspirasi bagi setiap ASN UIN Syahada dalam menjalankan amanah sebagai pelayan masyarakat.

“Sebagai institusi pendidikan tinggi Islam, kita memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan nilai-nilai Islam dalam setiap aspek pelayanan. Keteladanan Rasulullah SAW hendaknya menjadi inspirasi agar setiap layanan yang kita berikan mencerminkan akhlak mulia, sehingga masyarakat merasa dihargai, nyaman, dan percaya kepada UIN Syahada,” pesannya.

Ia berharap budaya ramah tidak berhenti sebagai slogan, melainkan menjadi karakter dan budaya kerja seluruh ASN UIN Syahada. Dengan demikian, setiap unit kerja mampu menghadirkan pelayanan yang semakin berkualitas dan memberikan pengalaman positif bagi seluruh pengguna layanan. (mr)