UIN SYAHADA Ikuti Sidang Penetapan Kelulusan SNBT 2026 Bersama 145 PTN se-Indonesia

Universitas Islam Negeri Syekh Ali Hasan Ahmad Addary (UIN SYAHADA) Padangsidimpuan turut ambil bagian dalam pelaksanaan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) Tahun 2026 yang diselenggarakan secara nasional oleh Panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Keterlibatan UIN SYAHADA dalam jalur SNBT ini menandai komitmen kampus dalam memperluas akses pendidikan tinggi negeri berkualitas bagi masyarakat, khususnya di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Pelaksanaan seleksi dan alokasi penetapan hasil SNBT 2026 dilaksanakan pada tanggal 22–23 Mei 2026 di JW Marriott Hotel Surabaya sebagaimana tertuang dalam surat undangan Panitia SNPMB Nomor 369/und/snpmb/V/2026 tertanggal 12 Mei 2026. Seleksi ini diikuti oleh Prof. Dr. Arbanur Rasyid, M.A. selaku Wakil rektor Bidang Akademik dan Kelembagaan UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan

Secara nasional, terdapat 145 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) yang bergabung dalam penyelenggaraan SNBT 2026. Distribusi perguruan tinggi peserta terdiri atas 75 PTN Akademik, 44 PTN Vokasi atau Politeknik Negeri, serta 26 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN), termasuk UIN Syahada Padangsidimpuan.

Pada jalur SNBT Tahun 2026 ini, UIN SYAHADA membuka tiga program studi yang dapat dipilih calon mahasiswa, yaitu Program Studi Teknologi Informasi, Bisnis Digital, dan Desain Komunikasi Visual. Ketiga program studi tersebut diharapkan mampu menjawab kebutuhan sumber daya manusia di era transformasi digital dan industri kreatif.

Pengumuman hasil kelulusan SNBT 2026 dijadwalkan akan dirilis pada tanggal 25 Mei 2026 pukul 15.00 WIB melalui portal resmi SNPMB.  Keikutsertaan UIN SYAHADA dalam jalur SNBT ini juga menjadi momentum penting untuk meningkatkan sosialisasi kepada sekolah-sekolah dan masyarakat luas. Sosialisasi yang lebih masif diperlukan agar masyarakat mengetahui bahwa UIN SYAHADA kini telah tergabung dalam jalur penerimaan nasional SNBT, sehingga diharapkan jumlah pendaftar ke depan dapat terus meningkat.

Selain itu, ke depan diharapkan UIN Syahada Padangsidimpuan dapat menjadi salah satu titik lokasi pelaksanaan ujian SNBT. Dengan adanya lokasi ujian di wilayah Tabagsel, para peserta tidak perlu lagi pergi ke Medan untuk mengikuti ujian, sehingga dapat mengurangi biaya dan kendala perjalanan bagi calon mahasiswa dari daerah.

Bagi peserta yang belum berhasil lulus melalui jalur SNBT 2026, kesempatan untuk melanjutkan pendidikan di UIN Syahada Padangsidimpuan masih terbuka melalui jalur UM-PTKIN 2026 maupun jalur UM-Lokal. Jalur tersebut diharapkan menjadi alternatif bagi calon mahasiswa untuk tetap dapat melanjutkan studi di perguruan tinggi Islam negeri di wilayah Tabagsel yaitu UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.