Mahasiswa Baru UIN Syahada Masuk Asrama, Penuh Haru dan Bahagia
Padangsidimpuan (13/08/2025), Hari ini menjadi momen bersejarah bagi para calon mahasiswa baru Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada. Sejak pagi, halaman kampus dipenuhi suasana haru dan bahagia. Para calon mahasiswa baru, dengan penuh semangat, memasuki asrama kampus yang akan menjadi tempat tinggal dan belajar mereka selama satu tahun ke depan.
Ada 1.600 mahasiswa baru yang akan menjalani program pembinaan di asrama kampus untuk Tahun Akademik 2025-2026. Para mahasiswa ini dibagi ke dalam tiga gelombang kedatangan, mulai dari tanggal 13 Agustus hingga 15 Agustus 2025.
Pembagian gelombang ini dilakukan untuk memastikan proses penerimaan, penempatan, dan orientasi di asrama berjalan tertib dan nyaman. Setiap gelombang akan mendapatkan pendampingan dari panitia serta pembina asrama untuk membantu proses adaptasi di lingkungan baru.
Rektor UIN Syahada Prof. Dr. H. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag bersama jajaran unsur pimpinan menyambut hangat kedatangan para mahasiswa baru yang akan tinggal di asrama kampus. Kehadiran mereka disambut dengan senyum ramah, jabat tangan, dan kata-kata penuh motivasi, mencerminkan perhatian dan komitmen pimpinan kampus terhadap perkembangan para mahasiswa.
“Selama satu tahun ke depan, para mahasiswa baru akan dibimbing secara intensif di lingkungan asrama dengan Program Ma’had Al-Jamiah. Program pembinaan ini dirancang untuk membekali mereka dengan akhlak, Ibadah, keterampilan, wawasan, dan ilmu pengetahuan yang akan menjadi fondasi kuat dalam perjalanan akademik dan kehidupan mereka di masa mendatang.”
“Dengan dukungan penuh dari pimpinan dan pembina asrama, diharapkan mahasiswa baru dapat tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta mampu berkontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.”, ujar Rektor.
Didampingi dan dihantarkan langsung oleh keluarga, para mahasiswa baru membawa koper, perlengkapan pribadi, serta segudang harapan. Pelukan hangat, senyum, dan tetesan air mata mengiringi perpisahan sementara mereka dengan orang tua. Bagi sebagian, ini adalah pertama kalinya berpisah dari keluarga untuk menempuh pendidikan di perantauan.
Kehidupan di asrama akan menjadi awal perjalanan mereka dalam membentuk kemandirian, memperluas wawasan, dan mempererat persaudaraan dengan rekan-rekan mahasiswa dari berbagai daerah. UIN Syahada berharap masa tinggal di asrama dapat membekali mereka tidak hanya dengan ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter, kedisiplinan, dan nilai-nilai kebersamaan.(mr)

