Formulasi Manajemen Strategis dalam Organisasi

Manajemen strategi adalah seni dan pengetahuan dalam merumuskan, mengimplementasikan, serta mengevaluasi keputusan-keputusan lintas fungsional yang memungkinkan sebuah organisasi untuk mencapai tujuan.[1] Manajemen strategis berfokus pada proses penetapan tujuan organisasi, pengembangan kebijakan dan perencanaan untuk mencapai sasaran, serta mengalokasikan sumber daya untuk menerapkan kebijakan dan merencanakan pencapaian tujuan organisasi. Manajemen strategis mengkombinasikan aktivitas-aktivitas dari berbagai bagian fungsional suatu bisnis untuk mencapai tujuan organisasi.


[1] Fred R. David. Strategic Management Manajemen Strategi Konsep, Edisi 12. (Jakarta: Salemba Empat, 2011) , hal.6

Terkait dengan strategi, dalam manajemen strategis terdapat tiga tahap yang signifikan dalam upaya mencapai tujuan, yaitu:
1) Formulasi strategi, termasuk mengembangkan visi dan misi, mengidentifikasi peluang dan ancaman eksternal perusahaan, menentukan kekuatan dan kelemahan internal, menetapkan tujuan jangka panjang, merumuskan alternatif strategi dan memilih strategi tertentu yang akan dilaksanakan.
2) Implementasi strategi, mensyaratkan perusahaan untuk menetapkan tujuan tahunan, membuat kebijakan, memotivasi karyawan, dan mengalokasikan sumber daya sehingga strategi yang telah doformulasikan dapat dijalankan. Melaksanakan strategi berarti memobilisasi karyawan.
3) Evaluasi strategi, adalah tahap final dalam manajemen strategis.Tiga aktivitas dasar evaluasi adalah: meninjau ulang factor eksternal dan internal yang menjadi dasar strategi saat ini, mengukur kinerja, dan mengambil tinadakan korektif.

  1. Memformulasikan visi misi
  2. Pengertian Visi  Misi

Kata visi berasal dari bahasa Inggris, visionyang berarti penglihatan, daya lihat, pandangan, impian atau bayangan. Secara etimologis bisa juga pandangan disertai pemikiran mendalam dan jernih yang menjangkau jauh kedepan. Visi mengandung arti kemampuan untuk melihat pada inti persoalaan. Menurut Emron Edison, dkk Visi adalah pernyataan atau cita-cita yang ingin dicapai  perusahaan / organisasi ke depan dan lebih terkonsentrasi pada program  jangka panjang.[1] Sedangkan menurut Muhaimin, dkk  visi  sekolah adalah tujuan jauh  yang harus dicapai oleh sekolah/ madrasah  dalam kurun  waktu tertentu.[2]


[1]Emron Edison, Manajemen Sumber Daya Manusia ( Bandung: Alfabeta, 2017), hal. 26

[2]Muhaimin, dkk, Manajemen Pendidikan  ( Jakarta: Prenada Media Group, 2010), hal.155