Workshop Moderasi Beragama: Langkah UIN Syahada Padangsidimpuan Menuju Kampus Inklusif dan Harmonis

Padangsidimpuan, 23/03/2024 – Universitas Islam Negeri (UIN) Syahada Padangsidimpuan telah sukses menyelenggarakan Workshop Pengembangan Ekosistem Kampus Berbasis Moderasi Beragama, sebagai langkah strategis dalam memperkuat pemahaman dan implementasi nilai-nilai moderasi beragama di kalangan mahasiswa dan staf kampus.

Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 21 hingga 22 Maret 2024, di Gedung Aula Pendidikan Terpadu. Seluruh pejabat kampus dan perwakilan dari UIN Syahada Padangsidimpuan hadir dalam workshop yang bertujuan meningkatkan pemahaman akan pentingnya moderasi beragama sebagai landasan dalam membangun kampus yang harmonis dan inklusif.

Dr. Erawadi, Ketua Panitia Workshop, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mendukung visi UIN Syahada Padangsidimpuan sebagai lembaga pendidikan yang moderat dan inklusif. “Workshop ini dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang nilai-nilai moderasi beragama dan bagaimana mengintegrasikannya ke dalam kehidupan kampus sehari-hari. Peserta yang mengikuti hari ini dan besok adalah semua pejabat yang ada di Kampus UIN Syekh Ali Hasan Ahmad Addary Padangsidimpuan.” Tutur Dr. Erawadi selaku ketua panitia dalam laporannnya

Salah satu sorotan utama dari workshop ini adalah sesi narasumber oleh K.H Marzuki Wahid, M.A, seorang ahli moderasi beragama yang diundang sebagai narasumber utama. Sedangkan moderator dipandu oleh Dr. Muhammad Roihan Daulay. Dalam presentasinya, K.H Marzuki Wahid, M.A menyoroti hal-hal pentingnya dalam moderasi seperti keterbukaan, empati, dan dialog sebagai pilar utama dalam membangun kampus yang moderat dan inklusif.

“Menjadi moderat dan inklusif harus didasarkan pada keterbukaan terhadap perbedaan, kemampuan untuk memahami dan merasakan perspektif orang lain, serta komitmen untuk berdialog secara konstruktif,” ungkap K.H Marzuki Wahid dalam sesi paparannya

Rektor UIN Syahada Padangsidimpuan, Dr. Muhammad Darwis Dasopang, M.Ag, juga memberikan sambuatan penting dalam workshop tersebut. Beliau menekankan bahwa sebagai lembaga pendidikan tinggi yang mengusung nilai-nilai Islam yang moderat, UIN Syahada Padangsidimpuan memiliki tanggung jawab besar untuk menjadi teladan dalam mempraktikkan moderasi beragama.

“Komitmen kami adalah untuk menjadikan UIN Syahada Padangsidimpuan sebagai pusat pembelajaran dan praktek moderasi beragama, yang tidak hanya terbatas pada ruang kuliah, tetapi juga tercermin dalam setiap aspek kehidupan kampus,” ujar Rektor dalam Kutipan Sambutannya.

Dengan berbagai materi dan diskusi yang disajikan dalam workshop ini, diharapkan seluruh peserta dapat membawa pemahaman dan semangat moderasi beragama ke dalam lingkungan kampus mereka masing-masing, serta menjadi agen perubahan positif dalam membangun masyarakat yang lebih inklusif dan harmonis.

Related Posts

Leave a Reply

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.