FILOSOFIS HADIRNYA CROWDFUNDING  DI INDONESIA

Secara praktis salah satu contoh penerapan perpaduan kegiatan ini telah banyak  websiteyang muncul yang mengatasnamakan crowdfundingsebut saja “Kitabisa.com”, “Gandengtangan.com”,. “Danamu.com”, “Care.com” dan lainnya. Gotong royong adalah suatu kearifan lokal menolong orang lain dengan bantuan dari beberapa pihak. Dalam praktiknya Crowdfunding terdapat tiga pihak utama yang secara umum terlibat di dalamnya. Pertama, adalah mereka yang disebut sebagai inisiator, creator atau fasilitator, baik individu maupun kelompok, yang memiliki proyek atau ide yang butuh pendanaan. Kedua, adalah pihak yang mendukung ide tersebut, atau tertarik dengan produk yang akan dihasilkan dari proyek tersebut, yang kemudian mengalirkan dukungan dana ke pihak pertama. Ketiga, di antara kedua pihak tadi, adalah organisasi atau dapat dikatakan sebagai platform yang melakukan fungsi penengah; yang memungkinkan terjadinya hubungan antara dua pihak itu di atas sebuah landasan kepercayaan. Selanjutnya dilihat dari jenisnya Crowdfunding dibagi menjadi 4 jenis;

  1. Donation-based crowdfunding, jenis crowdfunding ini, yaitu donator tidak akan mendapat imbalan apapun. Biasanya dimanfaatkan untuk proyek non-profit seperti membangun fasilitas sanitasi, pemberian beasiswa, dan lain-lain. Contoh startup jenis donation-based crowdfunding ini antara lain adalah Kitabisa.com dan GoFundMe.com.
  2. Reward-based crowdfunding. Donatur akan mendapat timbale balik berupa jadi barang, jasa atau sebuah hak dalam reward-based crowdfunding ini. Namun bukan memberikan bagi hasil dari keuntungan yang didapat dari proyek tersebut. Biasanya diperuntukkan untuk proyek dari industry kreatif seperti games, dimana para donatur yang mendanai proyek tersebut akan diberikan fitur-fitur menarik dari games tersebut. Contoh dari startup reward-based crowdfunding di antaranya adalah Kickstarter.com dan Indiegogo.com
  3. Debt-based crowdfunding. Sebenarnya, crowdfunding jenis ini sama dengan pinjaman biasa, yaitu berbentuk utang. Para calon debitur akan mengajukan proposalnya dan para donator atau kreditur akan menyetorkan modal yang dianggap sebagai pinjaman dengan imbal balik berupa bunga. Salah satu contoh startup debt-based crowdfunding ini adalah crowdfund.co.

Equity-based crowdfunding. Konsepnya sama seperti saham, dimana uang yang disetorkan akan menjadi ekuitas atau bagian kepemilikan atas perusahaan dengan imbalan dividen. Contoh startup jenis equity-based crowdfunding: Akseleran.